KILAS DAERAH

Pandemi, Dompet Dhuafa Beri Layanan Kesehatan Cuma-cuma

Kompas.com - 30/05/2020, 13:44 WIB
Dengan protokol Covid-19, Tim Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa mengantar pasien rujukan dari RS Tarakan Jakarta menuju salah satu rumah sakit di Bandung. DOK. Dompet DhuafaDengan protokol Covid-19, Tim Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa mengantar pasien rujukan dari RS Tarakan Jakarta menuju salah satu rumah sakit di Bandung.

KOMPAS.com - Eko Susatio Purnomo (50), sempat memiliki gejala Covid-19. Karena di Jakarta ia tidak bersama keluarganya, beberapa kolega Eko merujuknya ke rumah sakit perawatan Covid-19.

Rapid test yang dijalani Eko menunjukkan hasil positif. Oleh sebab itu, Eko diharuskan menjalani karantina selama 14 hari di ruang isolasi Covid-19 RSUD Tarakan, dan melakukan swab test.

Beruntungnya, dua swab test menunjukkan hasil negatif.

Meski begitu, ada permasalahan lain. Eko didiagnosa mengidap penyakit Diabetes Melitus (DM) dan stroke.

Baca juga: Jalan Terjal Dompet Dhuafa Serahkan Bantuan untuk Nenek Gembong dan Umi Kalsum

Melihat hal tersebut, kolega-kolega Eko menghubungi Dompet Dhuafa untuk mengajukan layanan antar jemput ambulans.

Setelah menerima laporan tersebut, pada Kamis (28/5/2020), Tim Respon Darurat Kesehatan Layanan Kesehatan Cuma-cuma (RDK LKC) langsung menjemput Eko di RSUD Tarakan, dan mengantarnya ke rumah sakit rujukan stroke yaitu RS Halmahera Bandung.

“Sampai di rumah sakit tujuan dengan selamat. Alhamdulillah tidak ada kendala apapun,” kata salah satu tim RDK Dompet Dhuafa Faisal, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Selain mengantar Eko, tim RDK Dompet Dhuafa juga mendaftarkannya sebagai member pasien layanan kesehatan Dompet Dhuafa. Dengan member tersebut, Eko bisa mendapat layanan kesehatan gratis.

Baca juga: Kena Dampak Pandemi, Pasien TB Dapat Bantuan Sembako dari Dompet Dhuafa

Alhamdulillah kondisi beliau stabil. Tetapi harus tetap menerima pendampingan mengingat sebagian tubuhnya tidak bisa digerakkan,” kata Faisal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X