Kabur dari Rutan Polsek Malili, Satu Tahanan Titipan Kejari Luwu Timur Ditembak

Kompas.com - 29/05/2020, 23:04 WIB
Ilustrasi tahanan ThinkstockphotosIlustrasi tahanan

LUWU TIMUR, KOMPAS.com – Polisi mengejar tiga tahanan titipan Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang kabur dari Rumah Tahanan Polsek Malili.

Dari tiga tahanan yang melarikan diri, satu di antaranya berinisial R berhasil ditangkap.

Kapolsek Malili AKP Mathius Toban Sandalino mengatakan, penangkapan R dibantu personel Polsek Mangkutana.

R ditangkap di rumah rekannya UC di Kecamatan Tomoni, Luwu Timur.

"Pelaku sudah dihalau petugas masih mencoba kabur, terpaksa kami tembak betis kaki kanannya," kata Mathius kepada wartawan, Jumat (29/5/2020) malam.

Baca juga: 3 Tahanan Kejaksaan Kabur dari Rutan Polsek, Bobol Terali Sel dan Panjat Plafon

Pelaku kemudian dilarikan ke Puskesmas Mangkutana untuk mendapatkan perawatan medis.

“Satu tahanan kabur sudah diamankan, masih tersisa dua orang yang masih dalam pengejaran," ujarnya.

Dia menambahkan, polisi mengamankan UC, rekan R ke Polsek Maili untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Gadaikan Mobil Rental, 2 Warga Luwu Timur Ditangkap

Sebelumnya diberitakan, tiga tahanan titipan Kejaksaan Negeri Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Malili, Jumat (29/5/2020).

“Ketiga tahanan kabur lewat pintu sel dengan cara melengkuk terali sel yang secara kebetulan lasnya tipis, setelah lolos, ketiga tahanan itu selanjutnya membobol plapon kantor yang juga terbuat dari terali besi,” kata Kapolsek Malili AKP Matius Toban Sandalino.

Tiga tahanan itu, kata Matius, dititipkan karena menunggu jadwal sidang.

“Ketiga tahanan ini merupakan tahanan titipan dari Jaksa Luwu Timur yang menunggu jadwal sidang” ucap Matius.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

Regional
Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X