Bandara Pattimura Siap Layani Penumpang Saat Fase New Normal

Kompas.com - 29/05/2020, 18:15 WIB
Bandara Pattimura, Ambon, salah satu bandara yang dikelola oleh PT AP I. ANTARA/HO/ PT Angkasa Pura I (Persero) ANTARA/HO/ PT Angkasa Pura I (Persero)Bandara Pattimura, Ambon, salah satu bandara yang dikelola oleh PT AP I. ANTARA/HO/ PT Angkasa Pura I (Persero)

AMBON, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Internasional Pattimura siap melayani penumpang selama penerapan new normal atau tatanan baru yang diwacanakan pemerintah.

General Manager Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon, Amiruddin Florensius mengatakan, Angkasa Pura I telah selesai menyusun pedoman protokol kesehatan selama fase new normal.

Baca juga: Kota Ambon Segera Berlakukan Pra PSBB, Ada Jam Malam hingga Pembatasan Sosial dan Ekonomi

“Angkasa Pura I telah menyelesaikan pedoman protokol kesehatan untuk mendukung operasional penerbangan dalam situasi new normal. Pedoman ini dapat segera mungkin disosialisasikan dan diterapkan begitu peraturan resmi mengenai situasi new normal dikeluarkan oleh Pemerintah melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19,” ujar Amiruddin dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (29/5/2020).

Secara khusus, pedoman protokol kesehatan new normal yang disusun Angkasa Pura I mengatur secara rinci prosedur dan syarat yang dibutuhkan penumpang untuk melakukan perjalanan domestik dan internasional.

Pedoman itu juga berisi tetang cara mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Lalu, pedoman penerapan social dan physical distancing, pengecekan dokumen kesehatan, pengecekan suhu tubuh. Hal itu tak hanya diterapkan kepada penumpang tapi juga mitra usaha dan petugas bandara.

“Kami memastikan kebersihan pada fasilitas-fasilitas publik seperti counter check in, troli, self check in machine, SCP (Tray & X Ray), toilet, boarding pass scanner, hand rail, armchair dan lain sebagainya. Di bandara kami dilakukan pembersihan secara intens & berkala menggunakan disinfektan untuk memberikan rasa aman kepada penumpang saat sedang melakukan perjalanan,” kata Amiruddin.

Angkas Pura I mewajibkan petugas operasional di bandara menggunakan alat pelindung diri seperti kaca mata pelindung, masker, dan sarung tangan. Bandara juga menyediakan cairan pembersih tangan di beberapa area terminal.

Angkasa Pura I juga mengatur jarak antrean minimal 1,5 meter pada area check in, security check point, Imigrasi, boarding lounge, garbarata, area pengambilan bagasi, dan tempat menunggu transportasi publik.

“Pedoman Protokol Kesehatan The New Normal ini merupakan komitmen Angkasa Pura I untuk memberikan suatu rasa aman dan nyaman kepada seluruh calon penumpang jasa bandara dan mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tambah Amiruddin.

Baca juga: Update Covid-19 di Ambon, Pasien Corona Ada di Semua Kecamatan

Sementara itu, Amiruddin mengaku terjadi penurunan jumlah penumpang dibandingkan kondisi normal.

“Hal ini tentu dapat kita pahami, mengingat langkah-langkah yang diambil pemerintah terkait pembatasan perjalanan demi memutus mata rantai penyebaran virus SARS-CoV-2. Kita semua pastinya berharap keadaan dapat segera membaik," jelasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X