4 Warga Tewas Akibat Banjir Samarinda, 2 di Antaranya Tersengat Listrik

Kompas.com - 29/05/2020, 16:41 WIB
Warga mengevakuasi barang-barang saat kondisi banjir di Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kaltim, Sabtu (23/5/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONWarga mengevakuasi barang-barang saat kondisi banjir di Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kaltim, Sabtu (23/5/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda melaporkan ada 4 warga yang meninggal dunia akibat banjir yang merendam 5 kecamatan di Samarinda, Kalimantan Timur, sejak pekan lalu.

Hari ini, Jumat (29/5/2020) tepat satu pekan banjir di Samarinda dan kondisi air sudah menurun.

Baca juga: Wali Kota Samarinda Keluarkan Edaran New Normal, Rumah Ibadah dan Tempat Hiburan Dibuka 1 Juni

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Samarinda, Ifran mengatakan 4 warga yang meninggal itu terjadi saat banjir menerjang Samarinda.

“Satu orang karena sakit, dua kesetrum listrik dan satu tenggelam saat main banjir,” ungkap Ifran saat dihubungi Kompas.com, Jumat (29/5/2020).

Korban yang sakit berjenis kelamin laki-laki dan usia 41 tahun. Korban awalnya terjebak banjir di Kelurahan Gunung Lingai.

“Petugas sudah berusaha mengevakuasi menuju rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong,” terang Ifran.

Sementara, dua warga yang tersetrum listrik berada di Kelurahan Bandara dan Kelurahan Temindung Permai. Kedunya berjenis kelamin laki-laki berusia 60 tahun dan laki-laki berusia 15 tahun.

“Keduanya tersetrum listrik saat rumah mereka digenangi banjir. Diduga terjadi korslet,” terang dia.

Kemudian, korban terakhir yakni anak usia 10 tahun yang terseret arus banjir masuk gorong-gorong saat bermain di areal sawah di kawasan Betapus, Kelurahan Lempake.

Korban ditemukan dalam gorong-gorong dengan kedalaman sekitar satu sampai dua meter. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Regional
Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Regional
Alasan Hari Libur, Polisi Dihalangi Saat Akan Periksa Napi Bandar Sabu di Lapas Pekanbaru

Alasan Hari Libur, Polisi Dihalangi Saat Akan Periksa Napi Bandar Sabu di Lapas Pekanbaru

Regional
Malu karena Hamil di Luar Nikah, Seorang Siswi SMA Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Depan Panti Asuhan

Malu karena Hamil di Luar Nikah, Seorang Siswi SMA Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Depan Panti Asuhan

Regional
Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Regional
Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Regional
Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Regional
Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Regional
Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Regional
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Regional
Kena Razia Polisi gara-gara Tak Pakai Helm, Pria Ini Rusak Motor Pakai Batu Besar

Kena Razia Polisi gara-gara Tak Pakai Helm, Pria Ini Rusak Motor Pakai Batu Besar

Regional
Cerita Seorang Ibu Menulis Buku untuk Ikhlaskan Bayinya Meninggal

Cerita Seorang Ibu Menulis Buku untuk Ikhlaskan Bayinya Meninggal

Regional
Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah di Boyolali, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah di Boyolali, Ini Penjelasan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X