Kisah Pilu Bayi Tsamara, Digigit Kutu Kucing Saat 4 Bulan, Meninggal Dunia di Usia 1 Tahun

Kompas.com - 29/05/2020, 14:35 WIB
Bocah asal Sragen, Jawa Tengah, yang jari tangan kanannya bengkak digigit kutu kucing meninggal dunia, Kamis (28/5/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBocah asal Sragen, Jawa Tengah, yang jari tangan kanannya bengkak digigit kutu kucing meninggal dunia, Kamis (28/5/2020).

KOMPAS.com- Tsamara Kumaira Mariba (1), balita asal Dukuh Dayu RT 017 RW 005 Desa Jati Tengah, Sukosono, Sragen meninggal dunia usai jarinya digigit kutu kucing.

Mulai dari muncul benjolan, pembengkakan, demam serta muntah, Tsamara akhirnya tak bisa bertahan.

Tsamara mengembuskan napas terakhir dan dimakamkan Kamis (28/5/2020) di Sragen, Jawa Tengah.

Baca juga: Bocah Asal Sragen yang Jari Tangannya Digigit Kutu Kucing Meninggal Dunia

Berawal digigit kutu kucing saat empat bulan

Ilustrasi bayi menangis. Ilustrasi bayi menangis.
Ibunda Tsamara, Etik Susilowati (29) menceritakan, sewaktu berusia empat bulan, putrinya digigit kutu kucing.

"Digigit kutu kucing itu usia empat bulan. Awalnya pas saya ajak masak," kata Etik.

Etik yang mengetahui jari anaknya digigit kutu kucing langsung membuangnya.

Namun rupanya setelah itu muncul bintik merah seperti bekas gigitan nyamuk.

Baca juga: Kasus di Sragen, Benarkah Kutu Kucing Bisa Bunuh Manusia?

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Membengkak dan terancam diamputasi

Sebulan usai peristiwa itu, jari putrinya malah membengkak.

Etik sempat memeriksakan anaknya ke bidan hingga bengkak berkurang.

"Bidannya bilang katanya racun bekas gigitan kutu kucing tidak bisa terurai," papar dia.

Etik lalu membawa Tsamara ke dokter spesialis. Ia disarankan melakukan rontgen.

Lantaran tak memiliki uang, Etik memilih memeriksakan anaknya ke RS Amal Sehat dengan fasilitas BPJS.

Kondisi perekonomiannya pas-pasan. Suaminya bekerja sebagai kuli bangunan, sementara Etik adalah ibu rumah tangga.

Jari Tsamara semakin membengkak, balita itu lalu dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Surakarta.

Saran amputasi muncul jika jari Tsamara tak kunjung membaik.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Balita Asal Sragen yang Digigit Kutu Kucing Alami Panas Tinggi dan Muntah

Meninggal setelah berulang tahun

Ilustrasi bayi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi bayi.
10 April 2020, Tsamara genap berusia satu tahun. Namun sekitar sebulan usai hari ulang tahunnya, Tsamara mengembuskan napas terakhir.

"Minggu kemarin mengalami panas sama muntah. Seninnya saya bawa ke RSUD Dr Moewardi," kata Wanto, ayah Tsamara (30).

Wanto bercerita, Tsamara rutin melakukan kemoterapi sejak jari tangan kanan bocah itu membengkak lantaran digigit kutu kucing.

"Awalnya, dikemoterapi di rumah sakit selama 14 hari. Baru pulang kemarin (Kamis). Minggunya badannya panas tinggi 39,9 derajat celsius dan muntah," terang Wanto.

Tsamara meninggal dunia dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga, Kamis (28/5/2020).

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Dony Aprian, Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Regional
KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

Regional
Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Regional
Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Regional
Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Regional
Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Regional
Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Regional
Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Regional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

Regional
Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Regional
9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

Regional
RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

Regional
Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Regional
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Regional
Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X