Video Viral Komodo Masuk ke Sekolah, Warga Sebut Ingin Cari Makan

Kompas.com - 29/05/2020, 14:11 WIB
Anak komodo saat berada di depan kelas sebuah sekolah di Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) Hasil capture video viral komodoAnak komodo saat berada di depan kelas sebuah sekolah di Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT)

KUPANG, KOMPAS.com - Sebuah video seekor komodo masuk ke ruangan sekolah di wilayah Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ( NTT), beredar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi 20 detik yang diterima Kompas.com, terlihat seekor komodo berukuran sedang melintas di depan ruang kelas sebuah sekolah.

Komodo itu sempat mendorong sebuah kursi plastik berwarna biru hingga ke ujung ruangan.

Baca juga: Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

Belum diketahui arah pergerakan komodo selanjutnya karena durasi video yang singkat dan tidak diketahui siapa yang mengambil video tersebut.

Kepala Desa Komodo Haji Aksan saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (29/5/2020), membenarkan peristiwa itu.

"Kalau tidak salah, kejadian itu beberapa bulan lalu. Itu anak komodo yang masuk ke area sekolah," ungkap dia.

Menurut Haji Aksan, anak komodo memang kerap kali masuk ke area sekolah dan permukiman warga setempat.

Kedatangan anak komodo itu, sebut Aksan, biasanya untuk mencari makanan.

Aksan menyebutkan, makanan yang dicari anak komodo yakni telur ayam, anak ayam, dan anak tikus.

"Ini kalau dia (komodo) masih kecil. Kalau dia sudah besar, maka dia akan menjauh dari permukiman warga dan mencari makan sendiri," kata Aksan.

Baca juga: Hingga 1 Juni, Bandara Komodo Tak Layani Penerbangan Penumpang

Aksan menyebutkan, kondisi ini sudah sering terjadi dan warga setempat menganggap hal biasa.

Bahkan Aksan mengaku, dua pekan lalu, dirinya bertemu dengan seekor komodo yang sedang berada di badan jalan.

"Pas saya mau keluar rumah, saya sempat bertemu dengan komodo sedang berada di badan jalan. Saya kemudian ngomong sama dia bahwa kamu salah jalan, sehingga akhirnya dia pergi," ujar dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Regional
Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Regional
Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Regional
ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

Regional
Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Regional
Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Regional
Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Regional
Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Regional
 Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Regional
Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Regional
Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Regional
Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya, Seorang Prajurit TNI Gugur

Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya, Seorang Prajurit TNI Gugur

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2020

Regional
2 Puskesmas di Kota Yogyakarta Ditutup Sementara

2 Puskesmas di Kota Yogyakarta Ditutup Sementara

Regional
Istri dan 2 Anak Wali Kota Jambi Juga Positif Covid-19, Dirawat di Jakarta

Istri dan 2 Anak Wali Kota Jambi Juga Positif Covid-19, Dirawat di Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X