Kompas.com - 29/05/2020, 12:55 WIB
Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto berbincang dengan penerima bantuan di Kabupaten Sumedang, di Kantor Pos Sumedang, Jumat (29/5/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHDirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto berbincang dengan penerima bantuan di Kabupaten Sumedang, di Kantor Pos Sumedang, Jumat (29/5/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sebanyak 50.873 warga terdampak virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mendapat bantuan masing-masing Rp 1,8 juta dari Kementerian Sosial.

Bantuan ini diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) non-program atau yang belum menerima program bantuan sosial sebelumnya.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Edi Suharto mengatakan, bantuan Rp 1,8 juta ini akan disalurkan bertahap selama 3 bulan berturut-turut.

Baca juga: ASN Akan Jadi yang Pertama Menerapkan New Normal di Kepri

"Setiap bulan akan disalurkan Rp 600.000. Total penerima manfaat dari warga terdampak corona di Sumedang ini ada 50.873," ujar Edi kepada sejumlah wartawan di kantor Pos Sumedang, Jumat (29/5/2020).

Edi berharap, bantuan sosial ini dapat meringankan beban warga di Sumedang selama masa pandemi Covid-19 ini.

"Suami saya pedagang asongan tahu Sumedang, sejak ada corona ini tidak jualan karena tidak ada transportasi umum yang jalan. Sangat terdampak sekali," ujar salah satu penerima bantuan asal Kecamatan Sumedang Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kota Tasikmalaya Berlakukan New Normal Mulai 1 Juni, PSBB Tak Diperpanjang

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sumedang Herman Suryatman mengatakan, di Kabupaten Sumedang ada 29.390 KPM yang belum menerima bantuan sosial.

Kemudian dari Kemensos memberikan kuota tambahan, sehingga total penerima bantuan DTKS non-program ini menjadi 50.873 KPM.

"Jadi alhamdulillah, dengan kuota ini warga terdampak Covid-19 di Sumedang yang belum menerima bantuan bisa terbantu semuanya. Atas nama Pemkab Sumedang, saya ucapkan terima kasih kepada Kemensos," kata Herman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.