Wali Kota Salatiga Sebut Penambahan Pasien Positif Corona Bukan Hal Menakutkan

Kompas.com - 28/05/2020, 22:56 WIB
Wali Kota Salatiga Yuliyanto menerima bantuan dari Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto. KOMPAS.com/ISTWali Kota Salatiga Yuliyanto menerima bantuan dari Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto.

SALATIGA, KOMPAS.com - Wali Kota Salatiga Yuliyanto menilai, bertambahnya jumlah pasien positif virus corona ( Covid-19) bukan merupakan sesuatu yang tabu atau menakutkan.

Menurut dia, hal tersebut justru menunjukkan pandemi Covid-19 bisa diketahui secara jelas dan nyata.

"Upaya Dinas Kesehatan Kota (DKK) melakukan rapid test dan tracing secara terus menerus, baik di lingkungan perkantoran hingga pasar pagi yang akan dilakukan dalam minggu ini, bisa dijadikan sebagai studi kasus sejauh mana penyebaran virus tersebut," ujar Yuliyanto kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Selain itu, kata dia, pihaknya tengah mempersiapkan langkah menuju new normal.

Tujuannya agar pedagang dan pengusaha kecil bisa kembali beraktivitas.

"Kalau pasar ditutup, otomatis akan melumpuhkan ekonomi di pasar tersebut," ungkap Yuliyanto.

Baca juga: Positif Corona, Pemudik Asal Jakarta Meninggal Dunia di Salatiga

Dia mengaku, wabah virus corona ini mengajarkan untuk selalu waspada dan displin menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

"Banyaknya temuan dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) ini bukan hal yang tabu atau menakutkan tetapi sebagai bentuk kewaspadaan dan pengendalian yang serius kita lakukan dalam penanganan Covid-19 di Kota Salatiga,” pungkas Yuliyanto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Regional
15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

Regional
Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Regional
Pilkada Mojokerto, Pasangan 'Yoni' Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Pilkada Mojokerto, Pasangan "Yoni" Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Regional
Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

Regional
Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Regional
Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Regional
Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Regional
Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Regional
Ini Program Pasangan 'Ikbar' di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Ini Program Pasangan "Ikbar" di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Regional
Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Regional
Edy Rahmayadi Ingin Ubah Belawan seperti Tanjung Perak

Edy Rahmayadi Ingin Ubah Belawan seperti Tanjung Perak

Regional
BCA Digugat Nasabah di Surabaya, Deposito Rp 5,4 Miliar Diklaim Tak Dapat Dicairkan

BCA Digugat Nasabah di Surabaya, Deposito Rp 5,4 Miliar Diklaim Tak Dapat Dicairkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X