Warga Positif Corona di 2 Daerah Ini Dimanja, Dapat Kolam Lele hingga Sepeda Baru

Kompas.com - 28/05/2020, 19:39 WIB
Kampung Tanggap Covid-19 di Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Kamis (28/5/2020). KOMPAS.COM/FARIDAKampung Tanggap Covid-19 di Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Kamis (28/5/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19, masyarakat didukung pemerintah mulai berinisiatif melakukan karantina wilayah dan mendirikan kampung Tanggap Covid-19.

Seperti yang dilakukan di Karawang dan Purwakarta, Jawa Barat.

Di Karawang, Kampung Tanggap Covid-19 didirikan di Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang.

Pemerintah desa didukung masyarakat menyediakan rumah isolasi hingga antisipasi ketahanan pangan.

Baca juga: Soal Penerapan New Normal, Karawang Tunggu Arahan Ridwan Kamil

Kepala Desa Kutapohaci Sukandi mengatakan, Kampung Tanggap Covid-19 dibentuk sebagai langkah mengadapi wabah Covid-19.

Kampung tanggap itu menyediaan berbagai fasilitas, di antaranya rumah isolasi bagi warga, yang terletak di pinggir danau.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rumah isolasi ini milik warga yang secara sukarela tempatnya digunakan untuk isolasi," ujar Sukandi saat meninjau rumah isolasi, Kamis (28/5/2020).

Dalam rumah isolasi tersebut terdapat dua ruang tidur. Selain itu juga terdapat fasilitas mushala.

Selain itu, pemerintah desa juga menebar 2.000 bibit lele dalam kolam di sekitar rumah isolasi. Fungsinya sebagai upaya ketahanan pangan selama pandemi Covid-19.

"Ini salah satu upaya kami memerangi Covid-19," kata Sukandi, Kamis (28/5/2020).

Sukandi mengatakan, ia bersama perangkat desa hingga ke tingkat RT dan RW mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Kita melakukan pendekatan kepada masyarakat mensosialisasikan upaya-upaya mencegah penularan virus Corona," ungkapnya.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengapresiasi keberadaan kampung tanggap Covid-19 di Desa Kutapohaci. Ia juga berharap tanggap tersebut menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya.

"Di Kecamatan Ciampel ada dua desa. Ini bisa jadi percontohan bagi desa-desa lainnya," ujar Cellica saat meninjau Kampung Tanggap Covid-19 di Desa Kutapohaci.

Pada kesempatan itu, turut pula Kapolres Karawang, Dandim 0604 Karawang, Kajari Karawang, dan usur masyarakat lainnya.

Dapat sepeda hingga makanan enak

Sementara di Purwakarta, masyarakat dan tokohnya melaksanakan karantina wilayah hingga membangun bale untuk isolasi warga yang positif Covid-19.

Dedi Mulyadi saat membelikan martabak pesanan warga positif corona yang diisolasi di sebuah bale di Purwakarta, Kamis (28/5/2020).handout Dedi Mulyadi saat membelikan martabak pesanan warga positif corona yang diisolasi di sebuah bale di Purwakarta, Kamis (28/5/2020).

Salah satu tokoh masyarakat Purwakarta yang juga anggota DPR RI, Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya melakukan karantina wilayah. Salah satu pelaksanaannya adalah mengisolasi warga positif Covid-19 di sebuah bale.

Selain dipasok makanan sesuai selera, keluarga yang ditinggalkan juga mendapatkan uang sekitar Rp 2,5 juta.

"Dalam gerakan isolasi komunal itu, lahirlah kesepakatan bahwa pasien dikarantina di balai karatnina yang disiapkan pemda. Tetapi keluarga yang ditinggal dapat biaya hidup. Yang diisolasi pun saya layani langsung. Dilayani tiga kali sehari," kata mantan bupati Purwakarta itu.

Disebutkan, di Purwakarta terdapat 16 orang warga positif Covid-19. Satu di antaranya adalah seorang bocah berusia 2 tahun. Khusus untuk bocah ini, ia diberi sepeda agar betah di ruang isolasi.

Selain itu, para warga yang positif Covid-19 juga mendapatkan makanan enak sesuai kesukaannya.

"Para pasien positif Covid-19 sering memesan makanan kesukaan mereka via WA. Ada martabak, bubur ayam, soto, sampai sate. Mereka pesan ke saya. Ada juga anak kecil saya beri sepeda baru. Kasihan karena saya juga ingat anak saya yang masih kecil," kata Dedi via telepon, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Dedi Mulyadi Tanggung Kebutuhan Pasien Covid-19 dan Keluarga yang Jalani Karantina

Dedi pun memberikan contoh isi pesan makanan via WA. Bunyinya:

Assalamualaikum bapak
Berikut data pemesanan dari Bapak dan ibu yg d sini :

- Martabak telor
- Martabak manis (keju)
- Soto ayam pakai kupat.

Yg lainnya utk saat ini tdk ada pesanan.

Mks bnyak Bapak

Dedi mengaku senang mendapat pesanan tersebut. Ia pun membeli sendiri pesanan itu dan diantarkan oleh warga lain ke tempat isolasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X