Heboh Makam Korban Kecelakaan Dibongkar, Polisi Cari Pelakunya

Kompas.com - 28/05/2020, 18:57 WIB
Kuburan yang dilaporkan dibongkar orang tak dikenal. Dok. Humas Polres BulelengKuburan yang dilaporkan dibongkar orang tak dikenal.

BULELENG, KOMPAS.com - Warga di Desa Panji Anom, Sukasada, Buleleng heboh dengan adanya pembongkaran sebuah kuburan, pada Rabu (27/5/2020).

Polisi kini masih mencari siapa di balik pembongkaran kuburan tersebut.

"Untuk kasus ini masih dalam proses penyelidikan, belum diketahui orang yang melakukan perbuatan tersebut," kata Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, Kamis (28/5/2020) malam.

Baca juga: Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Kasus tersebut pertama kali diketahui Made Karma. Saat itu, sekitar pukul 17.30 Wita, ia sedang mencari buah sisa sisa-sajen di Pekuburan Desa Panji.

Namun, ia melihat kuburan dari anak Made Nosen yang baru dimakamkan seperti bekas dibongkar.

Temuan tersebut lantas dilaporkan keluarga pemilik kuburan.

Pada Kamis pagi, Made Nosen bersama keluarga lainnya memeriksa kuburan dan ternyata memang terlihat bekas dibongkar.

Jenazah yang dikubur merupakan anak Made Nosen bernama Dita Asriani. Ia meninggal karena kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Keluarga memutuskan membongkar kuburan dan diketahui mayat masih dalam keadaan utuh.

Selain itu, tidak ada barang yang diambil oleh pelaku.

"Tindakan kepolisian mendatangi TKP dan mengamankan barang yang tertinggal di sekitar TKP yakni cangkul," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
'Agustusan' Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

"Agustusan" Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

Regional
Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Regional
Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Regional
Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Regional
Baru Bebas 2 Bulan, Eks Napi Asimilasi Kembali Ditangkap karena Kasus Sabu

Baru Bebas 2 Bulan, Eks Napi Asimilasi Kembali Ditangkap karena Kasus Sabu

Regional
Kasus Corona di Riau Melonjak, Sepekan Ada 210 Kasus Baru, Kebanyakan Tanpa Gejala

Kasus Corona di Riau Melonjak, Sepekan Ada 210 Kasus Baru, Kebanyakan Tanpa Gejala

Regional
Wali Kota Serang Rencanakan Sekolah Tatap Muka Mulai 18 Agustus

Wali Kota Serang Rencanakan Sekolah Tatap Muka Mulai 18 Agustus

Regional
Heboh Awan Gelombang Tsunami di Meulaboh, BMKG: Bisa Timbulkan Angin Kencang dan Hujan Es

Heboh Awan Gelombang Tsunami di Meulaboh, BMKG: Bisa Timbulkan Angin Kencang dan Hujan Es

Regional
Langkah Tegas Mendiang Wali Kota Banjarbaru Lindungi Warganya dari Virus Corona

Langkah Tegas Mendiang Wali Kota Banjarbaru Lindungi Warganya dari Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X