Kompas.com - 28/05/2020, 10:53 WIB
Ilustrasi rapid test Covid-19. SHUTTERSTOCKIlustrasi rapid test Covid-19.

Sebab, sudah beberapa hari tidak ditemukan pasien reaktif rapid test. Apalagi, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tasikmalaya akan berakhir pada 29 Mei 2020 besok.

"Sekarang ketiga petugas puskesmas tersebut telah melakukan karantina mandiri. Selama menunggu hasil tes swab, mereka melakukan isolasi mandiri," tambah Ivan.

Apabila hasil swab tiga pegawai Puskesmas tersebut dinyatakan positif Covid-19, pihaknya akan mengambil tindakan penutupan Puskesmas selama melakukan tracing.

Baca juga: Wali Kota Klaim Tasikmalaya Telah Lewati Puncak Pandemi Covid-19

"Seluruh Puskesmas di Kota Tasikmalaya saat ini untuk sementara masih beroperasi normal. Jika hasil tes swab ketiga Puskesmas itu dinyatakan positif, baru Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan tindakan selanjutnya," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, dua Puskesmas di Kota Tasikmalaya sempat ditutup setelah ditemukan adanya sejumlah petugas medis reaktif sesuai hasil rapid test.

Puskesmas tersebut berada di Kecamatan Cigeureung dan Tamansari Kota Tasikmalaya, sampai akhirnya dibuka kembali karena hasil swab kepada petugas medis yang reaktif rapid tes tersebut menunjukkan negatif covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya sendiri mengklaim telah berhasil melewati fase puncak penyebaran corona di wilayahnya.

Kondisi ini ditunjukkan oleh tak adanya penambahan kasus positif semenjak beberapa hari sebelum Lebaran sampai hari ini H+2, Selasa (26/5/2020).

Baca juga: Waspada! Kasus DBD Hampir 20 Kali Lebih Banyak Dibanding Covid-19 di Tasikmalaya

Puncak fase penyebaran covid-19 di Kota Tasikmalaya diperkirakan terjadi sesuai prediksi yakni sepekan terakhir menjelang Lebaran, saat para pemudik datang dan bersalamaan seusai shalat Id.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman meminta warganya untuk terus menerapkan protokol kesehatan meski terpantau kondisi penyebaran covid-19 mulai melandai.

Jika penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap II yang berakhir tanggal 29 Mei di Kota Tasikmalaya nantinya tak dilanjut, Budi tetap berharap masyarakat waspada dan tak terlena karena kondisinya sudah landai.

"Meski nanti PSBB selesai, protokol kesehatan harus tetap dilakukan sampai vaksin ditemukan. Jadi kesadaran kolektif menjadi penting bagi kita semua. Alhamdulilah, kita sudah lewati fase puncaknya, mudah-mudahan," pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.