KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Ganjar Cek Kesiapan "New Normal" Sarana Publik Meski Belum Dibuka

Kompas.com - 27/05/2020, 17:57 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat mengunjungi Masjid Agung Kauman Semarang. DOK. Humas Pemprov Jawa TengahGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat mengunjungi Masjid Agung Kauman Semarang.

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, meski sarana publik tidak dibuka dalam waktu dekat, namun persiapan tetap harus dihitung secara matang.

“Wali Kota Semarang masih memperpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Namun, kita harus siap seandainya grafik turun. Kan tidak bisa seperti membuka pintu air,” kata Ganjar, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Ganjar mengatakan, penetrasi awal harus dilakukan agar masyarakat terbiasa. Untuk itu, setelah pada Selasa (26/5/2020) dirinya mengecek mall dan perkantoran, pada Rabu (27/5/2020) Ganjar mengecek sekolah dan tempat ibadah.

Sekolah yang dikunjungi Ganjar adalah SMP Negeri 7 Semarang. Pada kesempatan tersebut, Ganjar meminta guru yang ada bersiap jika nantinya sekolah dibuka kembali.

Baca juga: Ganjar Minta Semua Pihak Harus Berlatih Cara Hidup New Normal

Persiapan yang dimaksud antara lain seperti cara masuk siswa, hingga pengaturan tempat duduk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, Ganjar mengunjungi Gereja Katedral Semarang. Ganjar melihat, di gereja tersebut belum ada persiapan khusus. Pasalnya selama Covid-19, pelaksanaan ibadah dilakukan secara daring.

“Selama ini kami melaksanakan ibadah secara live streaming dua kali sehari, pagi dan sore,” kata Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko.

Uskup Rubiyatmoko menerangkan, tadinya pembatasan peribadatan ditetapkan sampai Minggu (31/5/2020). Namun karena ketidakpastian kondisi, pembatasan peribadatan diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Jateng Belum Terapkan New Normal, Ganjar: Sekarang Kita Latihan Dulu

“Kami perpanjang lagi sambil menunggu perkembangan. Kami mengikuti kebijakan pemerintah. Kalau ada kebijakan baru, tentu akan kami mendukung,” kata Uskup Rubiyatmoko.

Uskup menambahkan, bila kelak ada kebijakan baru yang memperbolehkan umat beribadah di gereja lagi, maka standar protokol kesehatan seperti pembatasan jemaah, pengaturan jarak, penyediaan tempat cuci tangan, dan kewajiban pakai masker akan diterapkan.

Selanjutnya, Ganjar mengunjungi Masjid Agung Kauman Semarang. Di sana, Ganjar melihat pengisolasian lantai oleh takmir masjid untuk membatasi jemaah.

Di depan masjid juga terlihat petugas keamanan yang siap dengan alat pengukur suhu tubuh.

Baca juga: PSBB Tegal Berakhir, Ganjar: Hati-hati karena Kurva Kedua Bisa Muncul

Kemudian, setiap jemaah yang datang diwajibkan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer yang disiapkan di pintu masuk atau tempat wudu.

“Kalau ada jemaah, kami hanya membuka satu akses masuk dan keluar dengan pengaturan jarak,” kata Ketua Takmir Masjid Agung Kauman Semarang, Hanif Ismail.

Menurut Ganjar, pemberlakuan kegiatan di Masjid Kauman Semarang sudah bagus. Namun, semua aspek tetap harus diuji coba terlebih dahulu.

“Umpama shalat Jumat diperbolehkan lagi, nanti diuji coba dulu dengan pembatasan jemaah dan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Termasuk di gereja atau sekolah. Uji coba normal baru ini penting agar masyarakat tidak kaget,” kata Ganjar.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.