Kompas.com - 27/05/2020, 16:13 WIB
Banjir Rob di Pantai Kuta, Bali, Rabu (27/5/2020) siang. IstimewaBanjir Rob di Pantai Kuta, Bali, Rabu (27/5/2020) siang.

DENPASAR, KOMPAS.com - Banjir rob akibat air laut pasang melanda sejumlah pantai di pesisir selatan Bali, Rabu (27/5/2020).

Seperti yang terjadi di Pantai Kuta, Badung, Bali. Banjir rob meluap hingga ke jalan raya di sepanjang pantai.

"Tadi siang dari jam 11.00 Wita sampai jam 14.00 Wita, air laut naik di masing-masing pintu masuk sampai meluap ke jalan raya," kata Kepala Satgas Pantai Kuta Wayan Sirna, Rabu (27/5/2020) sore.

Bahkan, banjir rob tersebut menyebabkan pohon-pohon bertumbangan diterjang ombak.

Baca juga: Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

 

Untuk saat ini air laut sudah berangsur surut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dihubungi terpisah, Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III Denpasar Wayan Wirata mengatakan, banjir rob akan terjadi hingga Kamis (28/5/2020).

Dari laporan yang diterimanya, banjir rob terjadi di pantai selatan seperti Pantai Kuta hingga Pantai Petitenget, Badung. Kemudian, di pesisir Kabupaten Gianyar.

"Intinya terjadi di pantai bagian selatan. Terjadi hari ini sampai besok dan akan kami infokan terus perkembangannya," kata Wirata.

Ia mengimbau warga selalu waspada dan siaga dampak dari banjir pesisir atau rob ini. Masyarkat yang bepergian ke pantai tetap waspada dan jangan dulu berenang.

Dampaknya yakni terganggu transportasi di jalan raya di sekitar pesisir, terganggunya aktivitas pertanian garam, perikanan, dan bongkar muat di pelabuhan.

Wirata menegaskan, banjir rob ini tidak ada kaitan dengan gempa di Buleleng, Baki siang tadi. Sebab, pusat gempa tersebut berada di utara Bali.

Banjir rob yang terjadi di beberapa pesisir yang berbatasan dengan Samudra Hindia diakibatkan oleh adanya sistem tekanan rendah yang persisten di barat Australia.

Angin kencang yang berada pada sistem tersebut menyebabkan gelombang tinggi yang dapat menjangkau pesisir barat Lampung, pesisir selatan Pulau Jawa hingga NTB.

Baca juga: 3.750 Rumah hingga Kantor Kecamatan di Cilacap Terendam Banjir Rob

Selain itu, kejadian tersebut bertepatan dengan periode pasang air laut (fase bulan baru) sehingga kedua faktor tersebut memicu banjir pesisir atau rob.

Kemudian, yang perlu diwaspadai lagi yaini gelombang tinggi di perairan selatan Bali yang bisa mencapai 5 Meter.

Diprediksi, gelombang tinggi ini terjadi hingga 3 hari ke depan.

Sementara, untuk perairan utara Bali masih stabil dengan tinggi gelombang antara 1,25 meter hingga 1,5 meter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.