Kompas.com - 27/05/2020, 14:31 WIB
Mulyadi (tengah, kaus putih), berada di rumahnya. Mulyadi ditemukan di hutan setelah hilang selama lima hari saat berburu rusa di Hutan Lindung Bukit Daun. ISTIMEWAMulyadi (tengah, kaus putih), berada di rumahnya. Mulyadi ditemukan di hutan setelah hilang selama lima hari saat berburu rusa di Hutan Lindung Bukit Daun.

KOMPAS.com - Mulyadi (49), warga Desa Air Bening, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, yang lima hari menghilang sejak (21/5/2020) lalu saat berburu rusa di Hutan Lindung Bukit Daun berhasil ditemukan.

Mulyadi ditemukan tim SAR dan warga berkat jejak kakinya dan anjing serta tumpahan beras yang dibawanya untuk bekal.

Mulyadi ditemukan pada Senin (25/5/2020) sore dengan keadaan lemas, kebingungan, dan sedang bersandar di bawah pohon besar di dekat Air Terjun Kemumu Kabupaten Bengkulu Utara.

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Pria yang 5 Hari Hilang di Hutan

Bahkan, ia tak mengenali beberapa warga yang ikut dalam pencarian.

Padahal, beberapa di antara warga itu merupakan saudara dan tetangganya.

Komandan Tim SAR Gabungan dari Kantor SAR Bengkulu Masrul mengatakan, Mulyadi ditemukan setelah tim dan warga melihat jejak kaki korban dan anjingnya. Selain itu, tim juga menemukan tumpahan beras.

Melihat itu, tim mengikuti tumpahan beras yang diduga berasal dari bekal korban.

"Berdasarkan temuan oleh tim A, penemuan titik kordinatnya di jejak kaki yang dicurigai milik korban serta jejak kaki anjing milik korban, temuan ini dilaporkan tim A ke posko. Kita dapat informasi ditemukan kemarin (Senin, 25/5/2020), namun ketemu dengan tim kita tadi pagi (Selasa, 26/5/2020) sekitar pada pukul 09.45 WIB," kata Masrul dikutip dari Antara.

Baca juga: Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Proses pencarian korban sendiri kata Masrul, selain dilakukan oleh keluarga korban dan warga setempat, kemudian tim Basarnas Bengkulu, anggota TNI/Polri, tim potensi SAR Rejang Lebong yang tergabung dalam Pokdarwis.

Sambung Masrul, setelah menempuh perjalanan selama sembilan jam, Mulyadi bersama dengan tim warga, dan tim gabungan Basarnas tiba di Desa Air Bening sekitar pukul 13.30 WIB.

Sementara itu, Kapolsek Bermani Ulu Ipda Singgih Wirastho mengimbau kepada masyarakat apabila melakukan kegiatan di dalam hutan agar berkoordinasi dengan aparat keamanan.

"Hal itu untuk memudahkan pencarian jika terjadi sesuatu yang tidak diingini," ujar Kapolsek.

Baca juga: 5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

 

(Penulis Kontributor Bengkulu, Firmansyah | Editor Dheri Agriesta)/Antara



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X