Bukan New Normal, Garut Terapkan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Kompas.com - 27/05/2020, 14:19 WIB
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGWakil Bupati Garut Helmi Budiman

GARUT, Kompas.com – Pemerintah Kabupaten Garut membahas penerapan penegakan disiplin protokol kesehatan setelah pemerintah pusat menerapkan konsep new normal menghadapi pandemi virus corona baru atau Covid-19.

“Mulai 1 Juni sampai 30 Juni, ada penegakan disiplin, terutama di tempat-tempat keramaian, mal dan pasar-pasar. Bukan New Normal, tapi penegakan disiplin protokol kesehatan,” kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman usai rapat di Kantor Bupati Garut, Rabu (27/5/2020).

Kabupaten Garut tak lagi memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Aktivitas masyarakat di Kabupaten Garut telah berjalan seperti biasa.

Pascapenerapan PSBB, Pemerintah Kabupaten Garut terus mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Ini keadaan setelah PSBB dan perlu ada penegakan disiplin, untuk penegakan disiplin ini misalkan untuk pemakaian masker, cuci tangan, itu harus disiapkan,” jelasnya.

Baca juga: Takut Disuruh Putar Balik, Mobil Pemudik Nekat Terobos Pos Pemeriksaan di Garut

Penegakan disiplin akan dilakukan di sejumlah titik keramaian. Hal ini berbeda dengan pola penerapan PSBB.

“Kalau sekarang bukan berdasarkan kewilayahan, tapi berdasarkan keramaian,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0611/Garut Letkol Erwin Agung mengatakan, kebijakan penegakan disiplin protokol kesehatan berkaitan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo.

“Ada empat sasaran yaitu mal, pasar, tempat rekreasi, dan rumah makan,” jelas Erwin.

Posko terpadu yang dijaga personel TNI, Polri, dan pemerintah daerah, akan didirikan di pusat keramaian itu.

Dandim 0611 Garut Letkol Inf Erwin AgungKOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG Dandim 0611 Garut Letkol Inf Erwin Agung

Petugas akan mengingatkan warga yang tak mematuhi aturan, seperti tak memakai masker.

“Kalau pelanggaran disiplin ini, penegakannya hanya akan dipanggil ke pos, kita beri edukasi disitu agar dia tahu dia harus pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, tapi secara tegas,” tegas Erwin.

Erwin menambahkan, Kabupaten Garut saat ini berada di zona biru atau level dua, konsekuensinya seluruh tempat bisa dibuka untuk umum.

Tapi, masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Posko terpadu akan didirikan di lima mal dan 15 pasar di Garut. Sebanyak 15 dari 24 pasar di Kabupaten Garut itu dinilai memiliki banyak pengunjung.

“Tempat wisata sama resto, baru dibicarakan besok, tadi baru pasar sama mall (yang dibahas), besok akan ada rapat lagi,” jelasnya.

Baca juga: 5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Kodim 0611 Garut menyiapkan 145 anggota khusus untuk penerapan penegakan disiplin. Jumlah tersebut belum termasuk anggota yang tergabung dalam Satgas Covid-19 di wilayah masing-masing.

“Pelaksanaannya tanggal 1 Juni, sampai tanggal 1 Juni, kita siapkan anggota, termasuk memberi pelatihan cara penegakan disiplin dan lainnya,” katanya.

Erwin ingin setiap pos terpadu akan dijaga selama 24 jam. Hal ini masih dibicarakan bersama perwakilan Polri dan pemerintah daerah.

“Masing-masing instansi siapkan tiga shift, harapannya 24 jam,” jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Regional
Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Regional
Urus E-KTP Jelang Pilkada, Warga Berkerumun di Kantor Disdukcapil Makassar

Urus E-KTP Jelang Pilkada, Warga Berkerumun di Kantor Disdukcapil Makassar

Regional
Proyek Migas di Karawang Timur Rampung, Pasokan Gas di Jabar Aman

Proyek Migas di Karawang Timur Rampung, Pasokan Gas di Jabar Aman

Regional
4 Fakta Bupati Jombang Positif Covid-19, Sempat Isolasi Mandiri dan ASN Jalani Tes Swab

4 Fakta Bupati Jombang Positif Covid-19, Sempat Isolasi Mandiri dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Duduk Perkara Tagihan Listrik 2 Warga Gunungkidul Senilai Rp 60 Juta, Kesalahan Pencatatan dan Dibayar Nyicil

Duduk Perkara Tagihan Listrik 2 Warga Gunungkidul Senilai Rp 60 Juta, Kesalahan Pencatatan dan Dibayar Nyicil

Regional
2 Agen yang Ganti Isi Galon dengan Air Biasa Ditangkap Saat Beraksi di Atas Truk

2 Agen yang Ganti Isi Galon dengan Air Biasa Ditangkap Saat Beraksi di Atas Truk

Regional
Ahli Epidemiologi: Tempat Wisata dan Rumah Makan Rawan Penyebaran Covid-19 Saat Libur Cuti Bersama

Ahli Epidemiologi: Tempat Wisata dan Rumah Makan Rawan Penyebaran Covid-19 Saat Libur Cuti Bersama

Regional
Cerita Unik, Bunga Keladi Setara Avanza, Tersesat di Hutan gara-gara Tanaman 'Janda Bolong'

Cerita Unik, Bunga Keladi Setara Avanza, Tersesat di Hutan gara-gara Tanaman "Janda Bolong"

Regional
Bupati Jombang Dirawat karena Covid-19, Roda Pemerintahan Dipastikan Tetap Berjalan

Bupati Jombang Dirawat karena Covid-19, Roda Pemerintahan Dipastikan Tetap Berjalan

Regional
Cerita Yaya Karsan, Guru Honorer yang Punya Omzet Rp 1 M dari Layanan Titip Transfer

Cerita Yaya Karsan, Guru Honorer yang Punya Omzet Rp 1 M dari Layanan Titip Transfer

Regional
Jalani 'Rapid Test' Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Jalani "Rapid Test" Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Regional
Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Regional
Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Regional
Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X