Kompas.com - 27/05/2020, 10:06 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com- Pemandangan tidak biasa terjadi di Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Jalur alternatif selatan Jawa penghubung DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah tersebut terlihat sepi.

Padahal, setiap musim mudik dan arus balik Idul Fitri, jalur ini tidak pernah lepas dari rentetan panjang kendaraan yang nyaris tidak bergerak.

"Ini baru kali pertama dalam sejarah sejak hampir 20 tahun lalu saya bertugas, baru tahun ini memasuki arus mudik dan balik Lebaran di Gentong sepi sekali," kata Kapolsek Kadipaten Polres Tasikmalaya Kota, AKP Erustiana kepada wartawan, Rabu (27/5/2020) pagi.

"Biasanya mulai H-2 dan H+3 Lebaran, kawasan ini biasanya macet panjang dari Gentong sampai ke persimpangan Malangbong, Garut," sambung Erustiana.

Baca juga: Cegah Longsor, Polisi Tanam Vetiver di Jalur Gentong Tasikmalaya

Erus menambahkan, sejak beberapa hari sebelum Lebaran sampai H+3 hari ini tidak terdapat kepadatan kendaraan yang melintas di jalur Gentong, Tasikmalaya.

Biasanya jalur ini kalau puncak arus mudik dan balik Lebaran tahun-tahun sebelumnya bisa macet sampai puluhan kilometer.

Bahkan kemacetan dari Gentong ke arah Tasikmalaya bisa sampai ke persimpangan Sindangkasih, Ciamis.

Baca juga: Kawasan Pasar Minggu Kini Macet Lagi....

"Sekarang jangankan macet, mobil yang melintas pun jarang terlihat sekarang, sepi," tambah Erus.

Kondisi sepi di jalur Gentong terjadi sejak adanya pandemi Covid-19.

Pertama kali dalam sejarah saat puncak arus mudik dan balik Lebaran terlihat sepi dan nyaris tak ada kemacetan kendaraan pada tahun ini di masa pandemi corona, Rabu (27/5/2020).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Pertama kali dalam sejarah saat puncak arus mudik dan balik Lebaran terlihat sepi dan nyaris tak ada kemacetan kendaraan pada tahun ini di masa pandemi corona, Rabu (27/5/2020).

Puncaknya, saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), kendaraan yang melintas semakin sedikit. 

"Sejak pemberlakuan PSBB, arus kendaraan semakin sedikit dan nyaris tak pernah terjadi kepadatan kendaraan di Gentong," ungkapnya.

Meski demikian, petugas gabungan TNI, Polri dan unsur pemerintahan tetap bersiaga di pos Gentong untuk meminta putar balik kendaraan pemudik yang berasal dari zona merah seperti Jakarta, Bandung dan sekitarnya.

Baca juga: Puncak Kendaraan yang Nekat Mudik Terjadi Jumat, Kini Kian Menurun

Kendaraan yang masih melintas diperiksa dan dimintai keterangan serta dicek suhu tubuh pengemudi serta penumpangnya sampai akhirnya diminta untuk diputarbalikan kembali.

"Kalau yang bisa melintas paling kendaraan mobil dan motor warga sekitar yang mau bepergian untuk beraktivitas perekonomiannya," sebut Erus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Regional
Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Regional
Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.