Kompas.com - 27/05/2020, 08:29 WIB
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji saat menemui wartawan di Kepatihan, Selasa (21/04/2020) KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMASekda DIY Kadarmanta Baskara Aji saat menemui wartawan di Kepatihan, Selasa (21/04/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menyusun aturan untuk penerapan cara hidup kenormalan baru atau new normal selama wabah virus corona.

Penyusunan aturan itu melibatkan organisasi perangkat daerah di DIY dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY.

"(Pemprov DIY) menyusun SOP (standar operasional prosedur) seandainya kita mau menerapkan kehidupan normal berdampingan dengan Covid," ujar Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji di Kepatihan, Selasa (26/05/2020).

Baca juga: Saat Pemerintah Persiapkan Fase New Normal di Tengah Pandemi Covid-19

Baskara Aji menyampaikan new normal memang harus dijalankan, karena tidak ada yang tahu waktu pasti pademi Covid -19 akan berakhir.

Sementara masyarakat harus menjalankan aktivitas harian untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Kita tidak boleh ndelik (sembunyi) dalam waktu yang cukup lama, ini sudah berjalan beberapa bulan. Karena itu kita perlu menyusun SOP protokol untuk aktivitas-aktivitas yang mau kita laksanakan," ungkapnya.

SOP dalam penerapan new normal, disebut Baskara Aji, bertujuan agar aktivitas warga bisa tetap berjalan tapi kewaspadaan untuk mencegah penularan virus corona tetap ada.

Kendati demikian, Pemprov DIY belum memastikan waktu new normal akan diterapkan.

"Waktunya masih perlu kita kaji bersama dengan teman kabupaten kota dengan Forkompimda," kata Baskara Aji.

Baca juga: Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

New normal sebagaimana yang diwacanakan pemerintah pusat yakni perubahan perilaku dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Perubahan itu ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19 selama vaksin belum ditemukan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X