Kena Prank Laporan Kebakaran Palsu, Petugas Damkar Solo: Kami Tidak Kapok

Kompas.com - 26/05/2020, 19:52 WIB
Tangkapan layar mobil pemadam kebakaran mendatangi lokasi kejadian kebakaran dalam unggahan akun Instagram. Instagram @humaspemkotsurakartaTangkapan layar mobil pemadam kebakaran mendatangi lokasi kejadian kebakaran dalam unggahan akun Instagram.

KOMPAS.com - Petugas pemadam kebakaran di Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi korban prank laporan palsu kebakaran yang dilakukan oknum warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo Sutarjo membenarkan informasi tersebut dan hal itu bukanlah pertama kali terjadi. 

"Damkar tidak pernah kapok. Tidak akan kapok. Kalau ada laporan kebakaran langsung meluncur ke lokasi," katanya, Selasa (26/5/2020).

Baca juga: Tragedi Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga hingga Hancur, Balita 3 Tahun dan Neneknya Tewas, Ini Faktanya

Sutarjo menjelaskan, prank tersebut terjadi pada hari Senin (25/5/2020),sekitar jam 09.30 WIB.

Saat itu, petugas mendapat laporan dari warga bahwa telah terjadi kebakaran di dapur sebuah rumah di sekitar Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di sebelah arat Rumah Sakit DKT Solo.

Lalu, sebanyak tiga mobil damkar segera meluncur ke lokasi. Namun, setelah berputar-putar mencari lokasi kejadian, petugas tak menemukannya.

Setelah sadar bahwa laporan kebakaran tersebut palsu, para petugas pun putar balik kembali ke markas.

"Iya, benar (ada laporan kebakaran). Setelah ditindaklanjuti ternyata nihil dan sudah kami laporkan ke jajaran samping (kepolisian) yang berada di tempat," katanya saat dihubungi Kompas.com. 

Benar salah, tetap harus dicek

Ilustrasi hoaks, hoaxShutterstock Ilustrasi hoaks, hoax

Sutarjo mengatakan, kejadian tersebut bukanlah pertama kali. Namun, menurutnya, petugas tetap harus datang ke lokasi.

"Tapi, kami memang harus seperti itu, kalau dapat laporan (kebakaran) tidak usah dikonfirmasi benar atau salah. Pokoknya kalau dapat laporan kebakaran langsung berangkat. Kalau harus konfirmasi benar atau salah nanti malah membuang waktu," terang Sutarjo.

"Damkar tidak pernah kapok. Tidak akan kapok. Kalau ada laporan kebakaran langsung meluncur ke lokasi," sambung dia.

Sementara itu, menanggapi hal itu, Humas Pemerintah Kota Solo segera mengingatkan warga untuk menghentikan aksi prank kepada petugas damkar melalui akun Instagram resminya, @humaspemkotsurakarta.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tahanan Polsek Sukarami Palembang Kabur, Jebol Plafon, Dibantu Istri dan Keponakan

5 Tahanan Polsek Sukarami Palembang Kabur, Jebol Plafon, Dibantu Istri dan Keponakan

Regional
Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Regional
105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

Regional
Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Regional
Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Regional
Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Regional
Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Regional
Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Regional
Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Regional
Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Regional
Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Regional
Kisah Maria 'Sang Dokter Rimba', Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Kisah Maria "Sang Dokter Rimba", Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Regional
Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X