[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Kompas.com - 26/05/2020, 05:00 WIB
Tim Propam Polres Aceh Timur menahan dua personel polisi,  Brigadir R dan Brigadir E, yang videonya viral karena memukul orang yang diduga mengidap gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Bagok Sa, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (23/5/2020). Tangkapan layar InstagramTim Propam Polres Aceh Timur menahan dua personel polisi, Brigadir R dan Brigadir E, yang videonya viral karena memukul orang yang diduga mengidap gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Bagok Sa, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (23/5/2020).

KOMPAS.com - Berita dua polisi terlibat perkelahian dengan orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ) di Aceh Timur menjadi sorotan di Kompas.com hari kemarin.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro mengatakan, kedua oknum polisi telah diamankan Propam untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.

Sementara itu, berita tentang polisi naik Fortuner dan marah-marah saat ditegur tak pakai masker juga menyita perhatian pembaca.

Kapolda Jawa Barat telah meminta maaf atas perbuatan oknum anggotanya itu.

Baca berita populer nusantara secara lengkap:

1. Polisi berkelahi dengan ODGJ

Dua polisi memukuli orang gila ditahan di Mapolres Aceh Timur, Senin (25/5/2020)Polres Aceh Timur Dua polisi memukuli orang gila ditahan di Mapolres Aceh Timur, Senin (25/5/2020)
Ramlan, seorang penderita gangguan jiwa, babak belur setelah dihajar dua oknum polisi.

Setelah ditelusuri, kejadian itu berawal saat korban tiba-tiba datang dan memarahi kedua polisi tersebut.

“Itu tindakan yang tidak dibenarkan, mereka melanggar kode etik Polri. Apa pun alasannya, tindakan yang dilakukan oleh anggota kami tersebut tidak dibenarkan. Sebagai anggota Polri harus menjunjung tinggi kode etik untuk menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, juga memiliki kesabaran berlebih,” ujar Kapolres melalui siaran pers, Senin (25/5/2020).

Baca selengkapnya: Viral, Video 2 Polisi Baku Hantam hingga Bergulat dengan ODGJ

2. Klarifikasi IWJ soal ibu dan anak sewa ambulans

Ilustrasi pasien positif Covid-19, terinfeksi virus coronaShutterstock Ilustrasi pasien positif Covid-19, terinfeksi virus corona

Ketua Umum Info Warga Jember (IWJ) Slamet membenarkan ada seorang perempuan yang menyewa ambulans IWJ untuk mudik dari Bali ke Jember.
Hal itu karena Aryati sakit tipus selama dua minggu dan tak kunjung sembuh selama rawat jalan.

Lalu, ia memutuskan pulang ke rumahnya di Desa Wringin Telu, Kecamatan Puger, agar dekat dengan keluarga yang bisa merawatnya.

“Memang benar ambulans Info Warga Jember (IWJ) Korwil Bali dikontak untuk mengantarkan ibu Aryati karena sakit,” kata Slamet, ketua UMUM IWJ dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com Senin (25/5/2

Baca selengkapnya: Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berdalih Temani Tidur, Pria di Semarang Justru Cabuli Anak Tiri

Berdalih Temani Tidur, Pria di Semarang Justru Cabuli Anak Tiri

Regional
Tengah Memancing, Pria Ini Hilang Tergulung Ombak di Hadapan Anak Istri

Tengah Memancing, Pria Ini Hilang Tergulung Ombak di Hadapan Anak Istri

Regional
Tamatan SMA Tipu Profesor Dosen PTN di Jambi dari Lapas, Korban Rugi Rp 183 Juta

Tamatan SMA Tipu Profesor Dosen PTN di Jambi dari Lapas, Korban Rugi Rp 183 Juta

Regional
Setelah 7 Hari, Pencarian WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Dihentikan

Setelah 7 Hari, Pencarian WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Dihentikan

Regional
Orangtuanya Positif Covid-19, Pasangan di Gunungkidul Harus Tunda Pernikahan

Orangtuanya Positif Covid-19, Pasangan di Gunungkidul Harus Tunda Pernikahan

Regional
2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

Regional
7 Orang Tewas akibat Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, Begini Kronologinya...

7 Orang Tewas akibat Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, Begini Kronologinya...

Regional
Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Regional
Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Regional
Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Regional
Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Regional
Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Regional
Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Regional
Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X