Polisi Ini Pakai 2 Bulan Gaji Beli Sapi dan 100 Ekor Ayam untuk Warga Tak Mampu

Kompas.com - 25/05/2020, 17:28 WIB
Bhabinkamtibmas di Polsek Bajo, Polres Luwu, Sulawesi Selatan, menyumbangkan 2 bulan gajinya untuk membeli seekor Sapi dan Ayam serta bahan pokok guna berbagi kepada kaum dhuafa, guru mengaji dan pembina pondok pesantren  di wilayah desa binaannya, Senin (25/05/2020) MUH. AMRAN AMIRBhabinkamtibmas di Polsek Bajo, Polres Luwu, Sulawesi Selatan, menyumbangkan 2 bulan gajinya untuk membeli seekor Sapi dan Ayam serta bahan pokok guna berbagi kepada kaum dhuafa, guru mengaji dan pembina pondok pesantren di wilayah desa binaannya, Senin (25/05/2020)

LUWU, KOMPAS.com - Berbagai cara dilakukan orang untuk saling berbagi pada momen Lebaran di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 tahun ini.  

Aipda Fahmi, seorang Bhabinkamtibmas di Polsek Bajo, Polres Luwu, Sulawesi Selatan, menyumbangkan 2 bulan gajinya untuk membeli seekor sapi dan ayam, serta bahan pokok guna berbagi kepada kaum dhuafa, guru mengaji dan pembina pondok pesantren di wilayah desa binaannya.

Fahmi menyumbangkan 2 bulan gajinya sebagai wujud kepeduliannya terhadap warga yang kurang mampu dan terkena dampak pandemi corona.

Sapi yang telah dibeli dari sumbangan 2 bulan gajinya, disembelih lalu dikemas dalam kantong berukuran satu kilogram.

Baca juga: Ratusan Wisatawan Nekat ke Pantai Selatan yang Tutup, Sampai Mohon-mohon Bisa Masuk

Selain sapi, Fahmi juga mengemas ayam potong untuk dibagikan.

Paket bantuan gratis kepada warga kurang mampu tersebut disalurkan lewat kelompok agamawan seperti Lazis, kepala desa dan sebagian diantarkan langsung.

“Yang mendasari untuk berbagi di momen Lebaran tahun ini adalah rasa memiliki terhadap masyarakat, di saat hari berbahagia ini orang berbahagia dengan memakai baju baru, atau makanan enak di rumah, mereka berbelanja daging sapi dan ayam potong di pasar, tentu tidak semua orang bisa menikmati hal seperti ini,” kata Fahmi, saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2020).

Ia sengaja menyisihkan 2 bulan gajinya untuk membeli sapi dan 100 ekor ayam tak lain untuk dibagikan kepada warga kurang mampu, guru mengaji dan pembina pondok pesantren.

“Kami berikan daging kepada warga kurang mampu agar mereka ikut merasakan kebahagiaan momen Idul Fitri, jangan sampai di saat kita bahagia, ada tetangga atau warga yang merasakan kelaparan,” ucap Fahmi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Regional
Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Regional
DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

Regional
Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X