40 Tenaga Kesehatan di Kalbar Terinfeksi Virus Corona

Kompas.com - 24/05/2020, 17:22 WIB
Ilustrasi pasien virus corona, virus corona ShutterstockIlustrasi pasien virus corona, virus corona

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menyebut, ada sebanyak 40 tenaga kesehatan yang tercatat terinfeksi virus corona hingga saat ini, Minggu (24/5/2020).

Menurut Harisson, dari jumlah tersebut, 8 orang berprofesi sebagai dokter spesialis; 6 orang dokter umum; 20 orang perawat; 3 orang petugas laboratorium.

Kemudian, 1 perawat gigi; 1 apoteker dan 1 fisioterapi.

Baca juga: Ribuan Warga Shalat Id di Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak

"Tenaga kesehatan ini diduga tertular saat memberikan fasilitas konsultasi kesehatan kepada masyarakat," kata Harisson kepada wartawan, Minggu.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengumumkan penambahan 28 kasus baru positif Covid-19.

Dengan demikian, sampai saat ini ada 168 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalbar.

Sebanyak 38 orang di antaranya sembuh dan 4 orang meninggal dunia.

Baca juga: Demi Pertahankan Zona Hijau, Kabupaten Ini Tutup Perbatasan Saat Lebaran

Dia menjelaskan, dari 28 kasus baru tersebut, 16 orang di antaranya merupakan tenaga kesehatan.

Sutarmidji meminta seluruh masyarakat Kalbar semakin waspada. Begitu juga petugas kesehatan yang merawat pasien.

“Tetap waspada dan saya mohon dengan sangat, dokter dan perawat harus lebih hati-hati,” ujar Sutarmidji.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Seminggu Pulang dari RSJ, Anak Bacok Ayahnya hingga Tewas

Baru Seminggu Pulang dari RSJ, Anak Bacok Ayahnya hingga Tewas

Regional
Buntut Konser Dangdut, Pemkot Tegal Larang Hiburan dan Batasi Tamu Hajatan

Buntut Konser Dangdut, Pemkot Tegal Larang Hiburan dan Batasi Tamu Hajatan

Regional
Kepala SD di Tegal Meninggal karena Covid-19, Seorang Guru Ikut Terpapar

Kepala SD di Tegal Meninggal karena Covid-19, Seorang Guru Ikut Terpapar

Regional
Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Regional
Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Regional
Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Regional
Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Regional
Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Regional
Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Regional
25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

Regional
Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Regional
Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Regional
Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X