1.992 Warga Dinyatakan Reaktif Rapid Test Selama Penerapan PSBB Tahap 2 di Surabaya Raya

Kompas.com - 23/05/2020, 15:18 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Dok. Pemprov JatimGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar rapid test virus corona baru massal selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua di wilayah Surabaya Raya, yang terdiri dari Kota Surabaya, Kabuapten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik.

Dari 25.610 warga yang menjalani rapid test, 1.992 orang dinyatakan reaktif.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, rapid test itu merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten dan kota di Surabaya Raya.

"Rapid test digelar di lokasi yang dicurigai sebagai pusat penyebaran Covid-19," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (22/5/2020) malam.

Menurut Khofifah, warga yang dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test langsung diisolasi. Tim medis juga mengambil sampel cairan tenggorokan dari warga itu.

Baca juga: Sempat Diizinkan Melayat Anak Meninggal, Ambulans Antar Pasien Positif Corona Disuruh Putar Balik

"Karena itulah dalam dua hari terakhir angka kasus Covid-19 di Jawa Timur naik drastis. Bahkan penambahan Kamis kemarin mencapai 502 kasus positif Covid-19 di Jatim," jelas Khofifah.

Khofifah juga memerinci jumlah warga yang menjalani rapid test virus corona di Surabaya Raya.

Di antaranya, 11.555 warga menjalani rapid test di Surabaya, 1.199 orang dinyatakan reaktif.

Lalu, 3.500 warga menjalani rapid test di Kabupaten Gresik, 300 orang reaktif.

Terakhir, di Kabupaten Sidoarjo terdapat 10.555 orang yang menjalani rapid test, 559 orang dinyatakan reaktif.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X