Gubernur Bengkulu Larang Takbir Keliling dan Shalat Id di Masjid

Kompas.com - 23/05/2020, 12:58 WIB
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menjalani Rapid Test KOMPAS.COM/FIRMANSYAHGubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menjalani Rapid Test

BENGKULU, KOMPAS.com - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengumumkan larangan penyelenggaraan takbir keliling dan shalat Idul Fitri di masjid atau lapangan selama masa pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Rohidin mengatakan, para pejabat dan masyarakat juga diminta tak menyelenggarakan kegiatan open house atau berlebaran ke rumah-rumah.

Baca juga: Korban Pembunuhan Kencan Sesama Jenis di Bengkulu Ditemukan Penuh Luka

 

Masyarakat diminta bersilaturahmi melalui video call.

"Imbauan pemerintah secara tegas agar shalat Idul Fitri di rumah saja bersama keluarga inti. Silaturahmi juga diimbau tegas menggunakan alat komunikasi dan melalui media sosial," ujar Gubernur Rohidin dalam rilisnya , Sabtu (23/5/2020).

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu Suharto mengatakan, kebijakan itu disampaikan untuk menjamin keselamatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Jadi prinsipnya saya mengajak dan mengimbau kepada masyarakat tetap semangat shalat di rumah karena tidak mengurangi pahala ibadah kita," ungkap Suharto.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu mengimbau masyarakat agar mengikuti fatwa MUI dan imbauan pemerintah pusat. Imbauan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu Bustasar juga mengirimkan surat edaran kepada seluruh pengurus masjid.

"Kita mengirimkan surat edaran pada seluruh pengurus masjid di Bengkulu yang jumlahnya sekitar lima ribu untuk tidak melakukan shalat Id berjemaah," kata Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu Bustasar saat dihubungi, Senin (18/5/2020).

Baca juga: Ponpes Mahfilud Dulor Jember Gelar Shalat Id Hari Ini, Berikut Sejarahnya

Bustasar juga melarang penyelenggaraan shalat Id di lapangan terbuka. Ia menyarankan masyarakat menunaikan shalat Id di rumah masing-masing. 

Kemenag, kata dia, menyiapkan naskah khotbah yang dapat digunakan di rumah-rumah dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia di masing-masing KUA setempat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X