Polda Maluku: Jika Ada Warga Melakukan Pawai Takbir Keliling, Akan Kami Tindak Tegas

Kompas.com - 22/05/2020, 22:25 WIB
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat akan menerjunkan sejumlah personel untuk mengantisipasi adanya aksi nekat warga yang ingin menggelar takbir keliling menyambut Idul Fitri.

Pasalnya, sesuai dengan imbauan pemerintah daerah dan maklumat MUI Maluku, kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan warga termasuk takbir keliling dilarang saat pandemi corona.

“Jadi, kami mengimbau agar warga dapat menaati anjuran pemerintah dan MUI, sekali lagi kami tidak akan menoleransi jika ada warga yang memaksa melakukan pawai keliling, kami akan tindak tegas,” ungkap dia, Jumat (22/5/2020) malam.

Baca juga: Fakta Bahar bin Smith Kembali Ditangkap, Baru Bebas 3 Hari dan Langgar Ketentuan Asimilasi

Menurutnya, upaya yang dilakukan tersebut untuk menghindari adanya kerumunan masa dan menekan penyebaran virus Corona.

Sebab, Kota Ambon seperti diketahui saat ini masuk dalam zona merah Covid-19.

Personel polisi, lanjut dia, akan ditempatkan di sejumlah kawasan. Termasuk akan melakukan penyekatan di beberapa ruas jalan.

Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat dapat mematuhinya demi kebaikan bersama.

Sedangkan untuk melakukan takbiran, warga diminta untuk hanya melakukannya di dalam masjid dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Baca juga: Polisi Ancam Bubarkan Warga yang Ikut Pawai Takbiran Keliling

Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty | Editor : Robertus Belarminus



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X