Bermodal Tusuk Gigi dan Korek Api, Penipu Ini Raup Rp 200 Juta dari Sejumlah Korban

Kompas.com - 22/05/2020, 21:42 WIB
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Auliansyah Lubis saat gelar perkara di Mapolrestabes, Semarang, Jumat (22/5/2020). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Auliansyah Lubis saat gelar perkara di Mapolrestabes, Semarang, Jumat (22/5/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com- Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, menangkap dua pencuri bermodus ganjal mesin anjungan tunai mandiri ( ATM).

Mereka adalah Darsono (44), warga Tambun Selatan, Jawa Barat, dan Syafrizal (42) warga Serang, Banten.

Keduanya beraksi hanya bermodalkan tusuk gigi, batang korek api dan gergaji besi berukuran kecil.

Baca juga: Dua Pencuri Modus Ganjal Mesin ATM Ditangkap di Cilandak

Komplotan tersebut mampu mengumpulkan uang sebesar Rp200 juta dari korban yang berasal dari sejumlah nasabah bank yang berbeda.

"Mereka mengincar korban dengan cara seolah-olah memberikan pertolongan. Saat kartu ATM korban tertelan, mereka memberikan kartu ATM yang lain. Lalu kartu ATM yang tertelan diambil setelah sebelumnya mereka bagi tugas ada yang mengincar PIN ATM korbannya," jelas Kapolrestabes Semarang Kombes Auliansyah Lubis saat gelar perkara di Mapolrestabes, Semarang, Jumat (22/5/2020).

Auliansyah mengatakan komplotan ini telah beraksi di 18 lokasi seantero Semarang sejak Januari 2020.

Baca juga: Polisi Ungkap Perampok Modus Ganjal ATM yang Beraksi di 8 Kota di Indonesia

Syafrizal mengaku biasanya melancarkan aksinya saat kondisi pengamanan lengah dan terakhir kali beraksi di SPBU Kedungmundu.

"Waktunya tidak tentu, lebih sering beraksi di siang hari saat pengamanan di ruang ATM lengah. Hasil uangnya dibagi dua," kata Syafrizal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X