Polisi Ancam Bubarkan Warga yang Ikut Pawai Takbiran Keliling

Kompas.com - 22/05/2020, 20:13 WIB
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat

AMBON, KOMPAS.com - Aparat kepolisian di Kota Ambon akan mengambil langkah tegas apabila ada warga yang memaksa melakukan pawai takbiran kekiling untuk menyambut malam Idul Fitri 1441 Hijriah di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.

“Kami akan ambil langkah tegas, kami akan menghalau mereka jika ada yang memaksa untuk melakukan pawai takbiran keliling,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohirat, kepada Kompas.com, Jumat (22/5/2020) malam.

Roem menuturkan, untuk menghindari pawai takbiran di Kota Ambon, pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario, di antaranya penempatan personel di sejumlah kawasan, termasuk penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Ambon.

Baca juga: Ambulans Bawa Jenazah dan 4 Penumpang Jatuh ke Jurang Sedalam 10 Meter

“Tentu kami akan tempatkan personel di sejumlah kawasan yang telah ditentukan dan kami juga melakukan penyekatan sejumlah ruas jalan,” kata dia.

Dia mengaku, pawai keliling di malam takbiran di Kota Ambon telah dilarang tidak hanya oleh pemerintah daerah, namun juga oleh MUI Maluku dan Kota Ambon.

Karenanya, jika ada warga yang memaksa untuk menggelar pawai keliling, maka akan ditindak tegas.

Roem menuturkan, larangan untuk tidak melakukan pawai takbiran di Kota Ambon bukan semata untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Namun, alasan utamanya adalah untuk menghindari kerumunan massa dalam jumlah besar.

Baca juga: Risma Larang Warga dan Takmir Masjid Lakukan Takbir Keliling

“Kita tahu bersama Ambon ini masuk zona merah Covid-19 sehingga tidak diperbolehkan untuk menggelar pawai takbiran,” kata dia.

Sesuai maklumat dari MUI Maluku, kata dia, takbiran di Kota Ambon hanya diperbolehkan untuk dikumandangkan di masjid, selebihnya warga tidak diperbolehkan untuk menggelar pawai takbiran.

“Jadi, kami mengimbau agar warga dapat menaati anjuran pemerintah dan MUI, sekali lagi kami tidak akan menoleransi jika ada warga yang memaksa melakukan pawai keliling, kami akan tindak tegas. Ini semua demi keselamatan kita bersama,” ungkap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Sofian Dicakar Harimau | 3 Oknum TNI Keroyok Remaja SMA gara-gara Berebut Pacar

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Sofian Dicakar Harimau | 3 Oknum TNI Keroyok Remaja SMA gara-gara Berebut Pacar

Regional
Jalani Rapid Test Massal, 69 Pengunjung dan Pedagang Pasar di Brebes Reaktif

Jalani Rapid Test Massal, 69 Pengunjung dan Pedagang Pasar di Brebes Reaktif

Regional
Organisasi Profesi Nakes Laporkan Akun yang Rendahkan Perjuangan Lawan Corona

Organisasi Profesi Nakes Laporkan Akun yang Rendahkan Perjuangan Lawan Corona

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

Regional
Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Regional
Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Regional
Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Regional
Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Regional
Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X