Lima Warga Solo Ini Sampai Sewa Ekskavator untuk Curi Kabel Telkom

Kompas.com - 22/05/2020, 12:59 WIB
Barang bukti kabel Telkom yang diduga dicuri kelima pelaku di sisi barat proyek pembangunan flyover Purwosari, Solo tepatnya depan panti asuhan PAKYIM Jalan Slamet Riyadi. IstimewaBarang bukti kabel Telkom yang diduga dicuri kelima pelaku di sisi barat proyek pembangunan flyover Purwosari, Solo tepatnya depan panti asuhan PAKYIM Jalan Slamet Riyadi.

 

SOLO, KOMPAS.com - Jajaran Satreskrim Polresta Solo mengamankan lima pelaku dugaan pencurian kabel milik PT Telkom di sisi barat proyek pembangunan flyover Purwosari, Solo tepatnya depan panti asuhan PAKYIM Jalan Slamet Riyadi.

Kelima pelaku tersebut masing-masing berinisial AY, AT, IR, RA, dan RS. Para pelaku semuanya merupakan warga Solo.

Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Purbo Adjar Waskito mengatakan, pencurian kabel Telkom tersebut terjadi pada malam hari. Pelaku mencuri kabel Telkom pada Senin (11/5/2020) mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 01.30 WIB.

Baca juga: Tak Punya Uang untuk Pulang Temui Istri Jadi Alasan Pria Ini Curi Sepeda Motor dan Bunuh Pemiliknya

Bermula salah satu pelaku yang belum diketahui namanya menyewa ekskavator pihak proyek dengan alasan untuk perbaikan saluran di depan SMA Batik 1 Solo selama 3-4 jam.

Ekscavator kemudian diantar ke lokasi bersama operator pada Senin (11/5/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. Sampai di lokasi ekskavator tersebut digunakan untuk melakukan pengerukan tanah.

"Tetapi para pelaku mengambili kabel galian milik Telkom dengan dipotong potong dengan menggunakan gergaji besi," kata Purbo, Jumat (22/5/2020).

Kasus dugaan pencurian kabel Telkom terbongkar ketika aparat Polresta Solo melakukan patroli rutin. Petugas curiga dengan aksi yang dilakukan para pelaku.

Polisi mendatangi lokasi untuk mengecek kejadian itu. Pasalnya, pihak proyek juga tidak ada pengerjaan pada malam hari.

"Kita curiga karena pada saat kita minta menunjukkan surat tugas tidak punya. Mereka juga tidak memakai seragam resmi yang menunjukkan mereka petugas Telkom," terang dia.

Baca juga: Pria Ini Curi Motor dengan Modus Jenguk Saudara di Rumah Sakit, Buru Korban Via Medsos

Pihaknya berkoordinasi dengan PT Telkom untuk memastikan kebenarannya. Pelaku akhirnya diamankan karena melakukan tindakan pencurian yang menyebabkan kerugian mencapai Rp 70 juta.

"Kami mengamankan diduga barang bukti berupa sebuah ekskavator PC 78 warna biru, sebuah gergaji besi, tali tambang, linggis, potongan kabel galian," terang Purbo. 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima pelaku dugaan pencurian kabel Telkom dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun pejara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Regional
Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X