Kapal Karam, Nelayan Ini 4 Hari Makan Beras Saat Terdampar di Pulau

Kompas.com - 22/05/2020, 10:48 WIB
Tim Pencarian yang terdiri dari personel Polairud Polres Sibolga, Polairud Baharkam dan Basarnas usai menemukan nelayan yang hilang di perairan Pulau Mursala, Kamis (21/5/2020). Diketahui ABK ditemukan meninggal dunia dan Nakhoda selamat, setelah lima hari terdampar. handoutTim Pencarian yang terdiri dari personel Polairud Polres Sibolga, Polairud Baharkam dan Basarnas usai menemukan nelayan yang hilang di perairan Pulau Mursala, Kamis (21/5/2020). Diketahui ABK ditemukan meninggal dunia dan Nakhoda selamat, setelah lima hari terdampar.

Makan beras untuk bertahan hidup

Nakhoda kapal yang ditemukan selamat menceritakan, sebelum kejadian nahas itu, kapal  mereka mengalami kerusakan dan mati mesin.

Saat itu, kondisi cuaca hujan deras dan disertai badai.

Sebagai nakhoda, Usman berusaha mengarahkan kapal ke pinggiran Pulau Mursala.

Namun, belum sampai di pinggir, tiba-tiba Zulfahmi melompat dari atas kapal dan digulung ombak.

"Kondisi kapal hancur dihantam ombak. Lokasi kejadian juga sangat jarang dilalui kapal-kapal nelayan. Itu yang menjadi kendala pencarian," kata Sormin.

Baca juga: 7 Bangunan Berupa Rumah dan Tempat Usaha Terbakar di Medan

Sormin mengatakan, nahkoda yang selamat bertahan hidup dengan mengonsumsi sisa bahan makanan yang bisa diselamatkan.

"Mereka biasanya bawa beras, jadi ada sisa bahan makanan yang masih terselamatkan dan itu yang dimakan selama beberapa hari sebelum ditemukan," ujar Sormin.

Sementara itu, Koordinator Pos SAR Sibolga Hari Susanto yang ikut melakukan pencarian mengatakan, kedua korban ditemukan berdekatan dan tidak jauh dari lokasi Air Terjun Pulau Mursala.

Lokasi tersebut pernah dijadikan sebagai tempat pengambilan gambar untuk film.

"Keduanya sudah kita bawa ke Sibolga, sedangkan jenazah sudah dibawa ke rumah sakit dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga." ujar Hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MK Tampung 7 Gugatan Paslon di Pilkada Serentak Sumbar 2020

MK Tampung 7 Gugatan Paslon di Pilkada Serentak Sumbar 2020

Regional
Pura-pura Cari Kos, Pemuda Asal Kuningan Ini Malah Curi Laptop

Pura-pura Cari Kos, Pemuda Asal Kuningan Ini Malah Curi Laptop

Regional
Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Regional
Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Regional
Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Regional
Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Regional
Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Regional
Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X