Dua Perawat RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Positif Corona

Kompas.com - 21/05/2020, 21:46 WIB
dr. Munawarman Ghani Sp.PD(KP) dan Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito Banu Hermawan memaparkan, pasien yang datang ke Sardjito hanya check up selepas bepergian dari Hainan, Selasa (28/1/2020). dr. Munawarman Ghani Sp.PD(KP) dan Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito Banu Hermawan memaparkan, pasien yang datang ke Sardjito hanya check up selepas bepergian dari Hainan, Selasa (28/1/2020).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak dua perawat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta positif terpapar virus corona ( Covid-19).

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Banu Hermawan mengatakan, kedua perawat tersebut tidak menangani pasien corona.

"Hasil tersebut di dapat dari tracing massal terhadap tenaga Medis RSUP Dr Sardjito yang berada di salah satu ruang perawatan di mana kedua nakes bertugas," ujar Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Banu Hermawan dalam keterangan tertulis, Kamis (21/05/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 21 Mei 2020

Banu menjelaskan, tracing massal dilakukan karena ada satu residen yang ditemukan positif Covid-19 dan bertugas di ruangan tersebut.

"Yang bersangkutan memang pernah bersinggungan dengan salah satu pasien yang sudah mengalami tes swab dua kali dengan hasil negatif," ujarnya

Dia menambahkan, kedua perawat mengalami batuk beberapa hari setelah kontak dengan residen positif tersebut.

"Kondisi mereka saat ini cukup baik, sadar dan tidak muncul gejala demam," bebernya.

Baca juga: Cerita Edy Dikarantina 14 Hari Sebelum Menikah, dari Bojonegoro Isolasi Mandiri di Sekolah TK Yogyakarta

Sementara itu, Juru Bicara Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) untuk penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menyampaikan dua perawat yang positif Covid-19 ini tercatat di DIY sebagai kasus 216 dan kasus 217.

"Kasus 216, perempuan, 43 tahun, warga Kabupaten Bantul. Kasus 217, Perempuan, usia 35 tahun, warga Kota Yogyakarta,"ungkapnya.

Dia menambahkan, total kasus positif Covid-19 di DIY mencapai 215 kasus. 

"Hingga 21 Mei 2020 terdapat enam kasus terkonfirmasi positif Covid-19," bebernya.

Penambahan tersebut yakni kasus 212, Laki laki, usia 57 tahun, warga Gunungkidul.

Kasus 213, laki -laki, usia 16 tahun, warga Kabupaten Sleman. Kasus 214, perempuan, usia 22 tahun, warga Kabupaten Sleman.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X