Gugus Tugas Covid-19 Maluku: Peningkatan Kasus Semakin Masif, tapi Masyarakat Belum Sadar

Kompas.com - 21/05/2020, 19:35 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, dr Meykal Pontoh saat memberikan keteranagn kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin (11/5/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYJuru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, dr Meykal Pontoh saat memberikan keteranagn kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin (11/5/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Meykal Pontoh menyoroti penyebaran Covid-19 di wilayah itu. Khususnya, penyebaran Covid-19 di Kota Ambon yang dinilai mengkhawatirkan.

Meykal mengatakan, penambahan kasus positif Covid-19 yang meningkat dalam beberapa hari terakhir menandakan masyarakat belum menyadari bahaya virus corona baru.

Masyarakat dinilai belum disiplin mematuhi imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Penyebaran virus semakin masif dan sayangnya masyarakat Maluku belum menyadari hal tersebut,” kata Pontoh saat dihubungi Kompas.com, Kamis (21/5/2020).

Sejak awal kasus pertama virus corona baru atau Covid-19 muncul di Maluku, pemprov telah mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan polda hidup sehat.

Baca juga: Sekda Maluku: Banyak Warga Belum Sadar, Masih Sering Berkerumun

Pemerintah juga mengimbau masyarakat menggunakan masker dan menjaga jarak aman saat keluar rumah. Tapi, banyak masyarakat Maluku yang tak mengindahkan hal itu.

Contohnya, masih banyak masyarakat di Kota Ambon yang berkerumun di luar rumah tanpa memakai masker.

“Banyak warga Maluku yang pandang enteng kasus ini, mereka masih ke tempat-tempat ramai, masih berkumpul dan ada yang tidak menggunakan masker itu masalahnya,” katanya.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Pemprov Maluku telah menerapkan pembatasan sosial berskala regional (PSBR). Akibat kebijakan itu, akses darat dan laut antarwilayah Maluku dibatasi.

“Tapi warga masih saja melanggar, termasuk berkerumun dan melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi menyebarkan virus,” ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

Regional
Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Regional
Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X