Puting Beliung Landa Tulang Bawang, 66 Rumah Rusak dan 1 Orang Tewas

Kompas.com - 20/05/2020, 22:28 WIB
Salah satu rumah di Tulang Bawang yang hancur dihantam angin puting beliung, Rabu (20/5/2020). (FOTO: tangkapan layar video) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYASalah satu rumah di Tulang Bawang yang hancur dihantam angin puting beliung, Rabu (20/5/2020). (FOTO: tangkapan layar video)

LAMPUNG, KOMPAS.com – Angin puting beliung yang menghantam wilayah Unit 2 Tulang Bawang meluluhlantakan setidaknya 66 rumah warga.

Satu orang diketahui tewas akibat tertimpa pohon yang rubuh oleh angin puting beliung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulang Bawang, Kanedi mengatakan, angin puting beliung itu melanda tiga kampung di Kecamatan Banjar Agung, yakni Kampung Dwi Tunggal Jaya, Kampung Tri Tunggal Jaya, dan Kampung Tri Mulya Jaya.

“Sejauh ini tiga kampung itu yang terkena dampak paling berat,” kata Kanedi saat dihubungi, Rabu (20/5/2020) malam.

Baca juga: Awan Pekat Seperti Ombak Selimuti Langit Tulang Bawang Sebelum Puting Beliung

Dampak angin puting beliung itu juga merobohkan sejumlah tiang listrik dan menyebabkan tiga kampung itu gelap gulita.

Selain itu, jaringan internet dan telepon pun sempat terganggu.

Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro menambahkan, selain tiga kampung di Kecamatan Agung, satu kampung di Kecamatan Banjar Margo juga dilanda bencana angin puting beliung, yakni Kampung Purwa Jaya.

Akibat bencana yang terjadi pada Rabu (20/5/2020) sore itu setidaknya 66 rumah rusak berat dan 179 rumah rusak ringan.

“Untuk korban jiwa, data sementara korban meninggal akibat bencana berjumlah satu orang, luka berat lima orang, luka ringan satu orang dan satu hewan ternak tewas,” kata Andy.

Korban meninggal yaitu Kasiem (38) warga Kampung Tri Mulya Jaya, Kecamatan Banjar Agung. Korban tewas setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat empasan angin kencang.

Adapun rincian kerusakan rumah yaitu, Kampung Tri Tunggal Jaya, rumah rusak berat (35 unit), rusak ringan (123 unit), luka berat (1 orang) dan 1 orang luka ringan.

Kemudian Kampung Dwi Tunggal Jaya, rumah rusak berat (19 unit), rusak ringan (34 unit), satu orang luka berat dan satu hewan ternak tewas.

Baca juga: Angin Puting Beliung Hantam Tulang Bawang, Puluhan Rumah Rusak Berat

Kampung Tri Mulya Jaya, rumah rusak berat (1 unit), tiga orang luka berat, dan satu orang meninggal dunia.

Kampung Purwa Jaya, rumah rusak berat (11 unit), rusak ringan (22 unit). Sedangkan korban luka berat, ringan maupun tewas nihil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X