Gubernur Riau, Kapolda hingga Danrem Turun ke Dumai Tinjau PSBB

Kompas.com - 20/05/2020, 20:09 WIB
Polresta Pekanbaru menutup akses Jalan Jenderal Sudirman untuk memaksimalkan PSBB di Kota Pekanbaru, Riau. KOMPAS.COM/IDONPolresta Pekanbaru menutup akses Jalan Jenderal Sudirman untuk memaksimalkan PSBB di Kota Pekanbaru, Riau.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau  melakukan peninjauan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke Kota Dumai, Riau, Rabu (20/5/2020).

Tim gugus tugas dipimpin langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar yang didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031/Wira Bima Kolonel M Syech Ismed dan Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet.

Di kota minyak itu, tim gugus tugas meninjau beberapa kegiatan, diantaranya pelaksanaan rapid tes di pasar, penyemprotan disinfektan, menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) hingga masker.

Baca juga: Selama PSBB Dumai, PKL Tetap Tak Boleh Jualan sampai Tengah Malam

Gubernur Riau menyampaikan, kedatangan   gugus tugas Riau ini untuk meninjau pelaksanaan PSBB di Dumai.

"Kami memberikan petunjuk dan arahan kepada petugas gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Dumai, agar pelaksanaan PSBB dapat berjalan dengan lancar, efektif, serta dipatuhi oleh masyarakat," ucap Syamsuar kepada wartawan, Rabu.

Dia juga berharap pelaksanaan PSBB berjalan dengan efektif untuk menekan penularan Covid-19 di Kota Dumai.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, dalam kunjungan tersebut diserahkan Buku Saku Peraturan Gubernur dan Peraturan Wali Kota kepada perwakilan petugas pelaksana PSBB Kota Dumai

Baca juga: Viral Video PKL dan Warga Tolak PSBB Kota Dumai, Ini Alasannya

Setelah itu, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako dan pelepasan secara simbolis para Bhabinkamtibmas Pioner, Bhabinsa Pioner, ojek pangkalan, ojek online, dan becak yang mendistribusikan 750 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. 

Penerima paket sembako sudah di data sesuai dengan data dari para RT/RW dan jajaran intel di lapangan telah terverifikasi sebagai warga yang belum menerima bantuan dari pemerintah.

 

"Kita juga melepas tim penyemprotan disinfektan di jalanan yang dilakukan oleh anggota Polri, TNI, BPBD, Damkar, perusahaan dan masyarakat. Penyemprotan disinfektan secara masif tersebut bertujuan untuk mendukung PSBB dan memutus penularan Covid-19 di Kota Dumai," kata Agung pada wartawan, Rabu.

Selain itu, sebut dia, tim gugus tugas Covid-19 Riau juga mendatangi lokasi pelaksanaan rapid test di Pasar Bunda Sri Mersing. Rapid tes dilakukan terhadap 108 orang pedagang, untuk mendeteksi virus corona

Jenderal bintang dua ini meminta masyarakat agar mematuhi peraturan PSBB.

"Kita meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan, tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker. Hal ini sebagai upaya kita dalam memutusrantai penyebaran Covid-19," pungkas Agung.

 

Untuk diketahui, penerapan PSBB di Kota Dumai, Riau, mendapat penolakan dari sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan warga.

Aksi penolakan itu berlangsung pada Senin (18/5/2020) malam atau hari pertama penerapan PSBB. Beberapa video aksi penolakan sempat beredar di media sosial.

Seperti yang dilihat Kompas.com, ada sekitar ratusan pedagang dan warga berkerumun di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X