Cerita Istri Bupati Trenggalek Buka Kelas Physical Distancing bagi Anak di Pegunungan

Kompas.com - 20/05/2020, 19:40 WIB
Istri  bupati Trenggalek yakni Novita Hardini memberi materi pembelajaran di salah satu rumah siswa anak usia dini, di wilayah kecamatan Gandusari Trenggalek Jawa Timur (20/05/2020) SLAMET WIDODOIstri bupati Trenggalek yakni Novita Hardini memberi materi pembelajaran di salah satu rumah siswa anak usia dini, di wilayah kecamatan Gandusari Trenggalek Jawa Timur (20/05/2020)

TRENGGALEK, KOMPAS.com – Novita Hardini, istri Bupati Trenggalek menginisiasi kelas physical distancing bagi anak usia dini yang berada di wilayah pegunungan, Rabu (20/5/2020).

Di kelas ini, anak-anak bisa belajar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Kelas ini juga dibuka karena masih ada beberapa wilayah utamanya di pegunungan, tidak bisa menerapkan metode belajar di rumah, karena terkendala jaringan internet.

"Jadi ini adalah upaya kami. Nama kelas physical distancing ini kami pilih karena meski ibu guru itu mendatangi rumah kemudian diadakan program belajar mengajar di rumah, tapi tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada," ujar Novita seusai memberikan materi, Rabu.

Baca juga: Dokter Boedhi Harsono Meninggal karena Covid-19, Istri Kritis di Surabaya

Dusun Banyon, Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, menjadi contoh kelas tersebut.

Kelas ini dilaksanakan satu kali dalam sepekan, di mana guru mendatangi para murid. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lokasi belajar dilakukan di rumah salah satu siswa, dan diikuti tidak lebih empat anak usia 4-6 tahun.

Selama proses belajar, para siswa tetap menjaga jarak aman dan menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan cuci tangan.

Baca juga: Marga Latuconsina Ramai Diperbincangkan, Ternyata Disandang Raja, Martabatnya Sangat Tinggi

Adapun materi yang diajarkan di kelas ini juga menyenangkan. Materi khususnya permainan sebagai metode belajar menggunakan bahan dari alam.

Cara penyampaian juga berbeda, yakni secara langsung para guru mengajak anak untuk berkomunikasi di alam terbuka, selayaknya bersosialisasi dengan masyarakat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X