Kompas.com - 20/05/2020, 19:17 WIB
Ilustrasi ojek online, tarif baru ojek online ShutterstockIlustrasi ojek online, tarif baru ojek online

PALEMBANG, KOMPAS.com - Para pengemudi ojek online (ojol) di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dilarang mengangkut penumpang selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlangsung dari (20/5/2020) sampai (2/6/2020).

Dalam pasal 38 Perwali nomor 122/KPTS/Dinkes/2020 tentang PSBB Covid-19 di Palembang, setiap moda transportasi sepeda motor berbasis aplikasi hanya diperbolehkan membawa barang dan makanan.

Jika melanggar, mereka akan diberikan sanksi mulai kerja sosial membersihkan sarana dan fasilitas umum serta denda paling banyak Rp 250.000.

Baca juga: Pelanggar PSBB Palembang Bakal Dikenakan Denda hingga Rp 10 Juta

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, untuk penggunaan sepeda motor secara pribadi masih diperkanankan. Hanya saja, jika mengangkut penumpang, mereka harus memiliki syarat khusus.

"Pengemudi motor dan penumpangnya harus memiliki alamat yang dibuktikan dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP)," kata Harnojoyo.

Sedangkan untuk pengguna kendaraan motor perseorangan berupa mobil, penumpang dibatasi maksimal hanya 50 persen dari kapasitas kendaraan.

"Dikecualikan jika penumpang adalah satu keluarga dengan alamat yang sama. Jika tidak akan dikenakan sanksi paling banyak Rp 1 juta," ujarnya.

Baca juga: Hari Pertama PSBB Palembang, Pasar Tradisional Masih Padat 

Untuk mobil angkutan umum, dalam pasal 39 juga dilakukan hal serupa. Dimana jumlah penumpang dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas kendaraan. Selain itu, seluruh penumpang juga diwajibkan menggunakan masker serta pembatasan jam operasinal.

"Sanksi akan diberikan jika kedapan melanggar, mulai dari pemberhentian jalan sampai denda paling banyak Rp 500.000 kepada pelaku usaha angkutan umum tersebut,"ujarnya.

Terpisah, Chief of Corporate Affairs Gojek Indonesia Nilaita mengatakan, mereka akan mematuhi keputusan dari Walikota Palembang selama penerapan PSBB.

"Sejalan dengan penerapan PSBB tersebut, maka layanan transportasi roda dua kami, GoRide untuk sementara tidak tersedia di Palembang selama penerapan PSBB mulai hari Kamis, 21 Mei sampai dengan Kamis, 2 Juni 2020,"ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com. 

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.