25 Tenaga Medis di Maluku Positif Corona, yang Kontak Jalani Swab

Kompas.com - 20/05/2020, 19:12 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr Meykal Pontoh saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (20/5/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr Meykal Pontoh saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (20/5/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr Meykal Pontoh mengungkapkan, sejauh ini jumlah tenaga medis di Maluku yang telah terkonfirmasi terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 25 orang.

“Sampai saat ini sudah 25 tenaga medis di Maluku yang positif terkonfirmasi virus corona,” kata Pontoh, kepada wartawan, di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (20/5/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku ini menjelaskan, 25 tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu terpapar virus tersebut dari klaster RSUD Ambon dan juga klaster Puskesmas Rijali.

Saat ini, sejumlah petugas medis lainnya yang terlacak berkontak dengan tenaga medis yang dinyatakan positif telah diambil swab untuk diuji di laboratorium.

Baca juga: Doakan Perawat Dimatikan oleh Corona, Warganet Dilaporkan ke Polisi

“Ini dari RSUD Ambon dan Puskesmas Rijali, untuk tenaga medis lainnya juga sudah ambil swab-nya dan sementara lagi diuji,” ujar dia.

Dia mengatakan, para tenaga medis yang diambil swab-nya itu sebelumnya telah menjalani rapid test dan hasilnya reaktif.

Meski begitu, dia enggan menyebut berapa jumlah tenaga medis yang telah diambil swab-nya tersebut.

“Sudah diambil dan sementara diuji di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kota Ambon,” ungkap dia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X