Buruh Migran Positif Covid-19, Mengaku Diteror Hantu Saat Karantina

Kompas.com - 20/05/2020, 16:13 WIB
Ilustrasi pasien virus corona KOMPAS.COM/ShutterstockIlustrasi pasien virus corona

KARANGASEM, KOMPAS.com - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karangasem, Bali, mengaku, tak bisa tidur selama 14 hari saat karantina di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Karangasem.

Kepada petugas, ia mengaku selalu diganggu hantu saat malam hari. Sehingga, baru bisa tidur pada pukul 03.00 dan 04.00 Wita dini hari.

Akibat kurang istirahat, kondisinya menurun dan terlihat letih.

"Kondisi fisiknya letih terlihat dari tensi dan suhu tubuhnya. Katanya lihat makhluk halus, itu pengakuan mereka," kata Kepala Dinkes Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, saat dihubungi, Rabu (20/5/2020) sore.

Baca juga: Dilarang Gubernur, Wali Kota Bima Justru Perbolehkan Warga Shalat Id di Masjid

Karena hari terkahir karantina, maka PMI tersebut dilakukan tes swab hasilnya diketahui positif Covid-19.

Putra mengatakan, kemungkinan besar PMI tersebut daya tahan tubuhnya menurun karena kurang istirahat. Sehingga ia terserang virus corona yang diduga sudah ada di tubuhnya.

"Kondisi setelah kami pantau ia kurang istrahat. Bisa saja daya tahan tubuhnya menurun sehingga positif. Virus sudah di tubuhya dan daya tahannya kalah," kata dia.

Setelah dinyatakan positif, pasien tersebut dibawa ke Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Denpasar.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Karawang, Kota Bekasi dan Cirebon Jadi Zona Merah Covid-19

Kabupaten Karawang, Kota Bekasi dan Cirebon Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Lagi, Polisi Tangkap 2 Tersangka Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Lagi, Polisi Tangkap 2 Tersangka Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Regional
Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Regional
6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

Regional
Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

Regional
Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Regional
PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

Regional
Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto Positif Covid-19

Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 September 2020

Regional
Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 September 2020

Regional
Jelang Berakhirnya PSBB Banten, Operasi Yustisi Jaring 2.421 Pelanggar

Jelang Berakhirnya PSBB Banten, Operasi Yustisi Jaring 2.421 Pelanggar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X