Kisah Polisi di Perbatasan, Beli 20 Paket Sembako untuk Warga Pakai Gaji Pertama

Kompas.com - 20/05/2020, 14:07 WIB
Tangkapan layar video Bripda Lorensius memberikan sembako dari hasil gaji pertamanya sebagai anggota Polri kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa (19/5/2020). istimewaTangkapan layar video Bripda Lorensius memberikan sembako dari hasil gaji pertamanya sebagai anggota Polri kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa (19/5/2020).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Pandemi virus corona ( Covid-19) berdampak bagi perekonomian hampir seluruh lapisan masyarakat.

Kondisi itu diperparah dengan adanya imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing dan berdiam diri di rumah untuk hal yang tidak mendesak.

Namun, sebagian kelompok masyarakat kelas bawah malah tidak mendapat penghasilan karena tidak adanya aktivitas pekerjaan yang dapat dilakukan.

Berawal dari itulah, Anggota Polsek Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Bripda Lorensius Marulita Simbolon membantu warga yang kesusahan dengan memberikan paket sembako dari gaji pertamanya sebagai anggota kepolisian.

"Saya menyisihkan gaji pertama saya sebagai anggota Polri berupa bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Entikong," kata Lorensius dalam keterangannya melalui video berdurasi 2 menit 27 detik, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: Malaysia Kembali Deportasi 136 TKI Ilegal Lewat PLBN Entikong

Sebagai putra yang lahir dan besar di daerah perbatasan, dia paham betul bagaimana kondisi perekonomian masyarakat saat menghadapi kondisi semacam ini.

"Saya berharap agar musibah ini bisa segera ditangani dan masyarakat di perbatasan bisa beraktivitas seperti semula," harap Lorensius.

Meski tidak begitu banyak, kata dia, bantuan sebanyak 20 paket sembako diharapkan dapat membantu warga di perbatasan.

"Saya harap, 20 paket sembako ini dapat meringankan sedikit beban masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap akibat pandemi virus corona," ujar Lorensius.

Baca juga: Sutarmidji Tak Izinkan Pekerja Migran dari Luar Kalbar Pulang Lewat PLBN Entikong

Sementara itu, Kapolsek Entikong AKP Novrial Alberti Kombo membenarkan, Bripda Lorentius Marulita Simbolon merupakan salah satu anggota Polisi yang baru bertugas tahun ini.

"Bripda Lorensius merupakan anggota baru yang dilantik tahun 2020 dan ditugaskan di Polsek Entikong," kata Kombo.

Menurut Kombo, pemberian paket sembako tersebut berawal dari Lorensius yang melihat banyak masyarakat perbatasan membutuhkan bantuan.

"Dia rela membeli sembako dengan gaji pertamanya sebagai anggota Polri. Sembako tersebut kemudian dipaketkan dan diserahkan langsung kepada warga yang kurang mampu dan layak menerimanya," pungkas Kombo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Konser Dangdut, Pemkot Tegal Larang Hiburan dan Batasi Tamu Hajatan

Buntut Konser Dangdut, Pemkot Tegal Larang Hiburan dan Batasi Tamu Hajatan

Regional
Kepala SD di Tegal Meninggal karena Covid-19, Seorang Guru Ikut Terpapar

Kepala SD di Tegal Meninggal karena Covid-19, Seorang Guru Ikut Terpapar

Regional
Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Regional
Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Regional
Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Regional
Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Regional
Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Regional
Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Regional
25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

Regional
Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Regional
Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Regional
Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X