Kasus Penggelapan Mobil oleh Perwira Polisi Diduga Lebih dari 3 Tahun

Kompas.com - 20/05/2020, 11:45 WIB
Iptu HA perwira polisi yang bertugas di Polres Bintan yang telah menggelapkan 83 unit mobil ini dalam menjalankan aksinya ternyata juga memalsukan dokumen kendaraan tersebut. KOMPAS.COM/HADI MAULANAIptu HA perwira polisi yang bertugas di Polres Bintan yang telah menggelapkan 83 unit mobil ini dalam menjalankan aksinya ternyata juga memalsukan dokumen kendaraan tersebut.

BATAM, KOMPAS.com – Kasus penipuan dan penggelapan mobil yang diduga dilakukan perwira polisi Iptu HA disebut sudah dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Hal itu diketahui berdasarkan pemeriksaan sementara yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau (Kepri).

“Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui aksi ini dilakukan pelaku HA bersama ketiga tersangka lainnya lebih kurang telah 3 tahun, karena dilakukan sejak 2017,” kata Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: Viral Video Polisi Petugas PSBB Menangis, Berharap Bisa Tes Swab

Meski demikian, menurut Arie, polisi meragukan keterangan pelaku.

Sebab, barang bukti yang disita polisi jumlahnya cukup banyak.

“Saat ini total barang bukti ada 83 unit mobil dan ini bisa saja terus bertambah. Jadi tidak mungkin hal ini dilakukan sejak 2017. Saat ini penyidik terus melakukan pengembangan dari kasus ini,” kata Arie.

Arie juga meminta masyarakat yang merasa dirugikan oleh pelaku untuk segera melaporkan ke Polda Kepri.

“Saat ini korban sudah ada 12 orang dari sebelumnya hanya 6 orang,” kata Arie.

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Tiri, Terungkap Saat Melahirkan di Kamar Mandi

Arie mengatakan, selama ini korban memang tidak menyadari perbuatan pelaku.

Sebab selama mobil tersebut disewakan, pelaku tetap membayar uang sewa mobil tersebut.

Apalagi ada mobil yang disewa pelaku dalam beberapa bulan sekaligus.

Hal ini yang memudahkan pelaku untuk melakukan penjualan kembali mobil tersebut.

“Jadi proses pelaku menjalankan aksinya terbilang panjang. Apalagi mobil yang sudah dijual langsung dipalsukan dokumennya. Hal ini yang membuat korbannya percaya kalau mobil tersebut benar milik pelaku,” kata Arie.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X