RL Dapat Beasiswa dan Sepeda, Pelaku Perundungan Jadi Tersangka

Kompas.com - 20/05/2020, 11:40 WIB
Ilustrasi bullying. SHUTTERSTOCKIlustrasi bullying.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Nama RL, bocah 12 tahun penjual jalangkote (jajanan) di Kabupaten Pangkep, Sulwesi Selatan, menjadi pembicaraan publik.

Video RL yang dirundung oleh sekelompok pemuda viral di media sosial.

Hari itu, Minggu (17/5/2020) sekitar pukul 17.30 Wita, RL sedang berjualan jalangkote dengan menggunakan sepeda kayuh.

Saat melintas jalan di sebelah utara Lapangan Bonto-bonto, dia berhenti untuk beristirahat. Tiba-tiba dia diadang oleh sejumlah pemuda.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Perundungan Bocah Penjual Jalangkote: Korban Mengaku Jagoan

Entah apa yang diperdebatkan, RL lalu mengatakan, "Iya' tolo'na Ma'rang atau dalam artian sayalah yang paling jago di sini (ma'rang)."

Tak terima RL mengatakan hal tersebut, seorang pemuda memikul bagian punggung RL. Bocah 12 tahun itu pun terpelanting bersama sepedanya di lapangan rumput.

Tak hanya berhenti di situ. RL juga dipukul dan didorong hingga tersungkur. Aksi tersebut direkam oleh pemuda lainnya.

Akibat kejadian tersebut, RK mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

Baca juga: 5 Fakta Baru Kasus Perundungan Bocah Penjual Jalangkote, Sang Ayah Maafkan Pelaku, tapi...

Dapat sepeda hingga beasiswa

Seorang anak harus menutup mukanya karena menjadi korban bully dari teman-temannya.Thinkstock Seorang anak harus menutup mukanya karena menjadi korban bully dari teman-temannya.
Setelah video perundungan tersebut beredar, polisi langsung mengamankan pelaku utama yakni F yang berusia 26 tahun. F adalah tenaga kontrak di PLN.

Perundungan pada RL bukan yang pertama. Bocah 12 tahun itu kerap dirundung oleh sekolompok pemuda atau anak-anak lain saat berkeliling berjualan jalangkote.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X