Sederet Daerah yang Izinkan Shalat Idul Fitri Berjemaah di Luar, Apa Alasannya?

Kompas.com - 20/05/2020, 11:05 WIB
Ilustrasi shalat KOMPAS.com/ANDI HARTIKIlustrasi shalat

KOMPAS.com- Pemerintah Indoenesia meminta shalat Idul Fitri dilakukan dengan mempertimbangkan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD bahkan menegaskan, shalat Idul Fitri berjemaah di masjid dan lapangan saat pandemi seharusnya dilarang.

Hal itu mengacu Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020.

"Bahwa kegiatan keagamaan yang sifatnya masif seperti shalat berjemaah di masjid atau shalat Id di lapangan itu termasuk kegiatan yang dilarang oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020," ujar Mahfud, Selasa (19/5/2020).

Larangan itu, kata Mahfud, juga termaktub dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kewilayahan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Meski telah meminta masyarakat menjalankan shalat Idul Fitri di rumah, sejumlah daerah di Indonesia memperbolehkan warganya menjalankan shalat Idul Fitri berjemaah di lapangan.

Wilayah mana saja dan apa alasannya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sederet Daerah yang Mengimbau Shalat Idul Fitri di Rumah, Mana Saja?

Karanganyar, Jawa Tengah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengizinkan warga melakukan shalat Idul Fitri di lapangan dan masjid.

Alasannya, pasien positif virus corona di wilayahnya cenderung terkendali.

"Terkendalinya seperti apa? Lokusnya sudah kita ketahui dan cukup lama posisinya stagnan dan cenderung mengalami pelambatan dan menurun. Tidak ada yang baru. Semuanya ada di rumah sakit. Dan sudah lama tinggal menunggu swab labnya," ujar dia.

Meski mengizinkan warga shalat Idul Fitri di luar, Juliyatmono menyebut ada syarat-syarat tertentu.

Warga diminta menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sedangkan khotbah pun dipersingkat.

"Hari raya (Idul Fitri) kita izinkan di lapangan, jaga jarak semuanya silakan diatur. Tapi, tetap saya minta hindari berkerumun dalam pengertian yang biasa dilakukan tradisi masyarakat Jawa," kata Juliyatmono

Baca juga: Saat Pasien Positif Covid-19 hingga ODP di Indonesia Nekat Berkeliaran, Shalat Tarawih hingga Kunjungi Saudara

Pengendara sepeda motor melintasi posko check point pemeriksaan kesehatan di Jalan Proklamasi, Kota Tegal, saat peberlakukan PSBB, Selasa (12/5/2020).KOMPAS.com/Tresno Setiadi Pengendara sepeda motor melintasi posko check point pemeriksaan kesehatan di Jalan Proklamasi, Kota Tegal, saat peberlakukan PSBB, Selasa (12/5/2020).

Tegal

Pemerintah Kota Tegal memutuskan memperbolehkan warga melakukan shalat Idul Fitri di masjid dan mushala.

Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi mengatakan, keputusan itu merupakan kesepakatan bersama dengan MUI, NU, Muhammadiyah, Dewan Pengurus Masjid dan Forkopimda Tegal, Selasa (19/5/2020).

"Rapat tadi menegaskan kembali rapat sebelumnya. Akhirnya kita sepakat shalat Id boleh dilaksanakan di masjid, mushala, dan tempat terbuka," kata Jumadi

Meski demikian, Jumadi mewajibkan penyelenggara shalat Idul Fitri dapat memenuhi sejumlah protokol kesehatan.

Warga diminta memakai masker, mencuci tangan hingga menjaga jarak dan adanya pemeriksaan suhu.

Ketua MUI Kota Tegal KH Abu Chaer Annur mengatakan, imbauan MUI Provinsi Jateng agar tidak melaksanakan shalat Id di masjid dan mushala kurang tepat diterapkan di Kota Tegal.

Sebab, kata Abu, Kota Tegal dinilai dalam kondisi yang cenderung aman.

"Menurut saya, larangan MUI provinsi tidak pas, karena wilayah hukum masjid radius 100 meter. Untuk itu, silakan dilaksanakan di masjid dan mushala asalkan tetap jalankan protokol kesehatan," kata Abu.

Baca juga: Kasus-kasus Pasien Positif Corona Tanpa Gejala di Sejumlah Daerah, Ada yang Hanya Merasa Kehausan

Pontianak

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi KamtonoKOMPAS.COM/HENDRA CIPTA Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mempersilakan warga mengikuti shalat Idul Fitri di masjid-masjid.

"Bagi masjid-masjid yang ingin menggelar secara berjemaah dipersilakan. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan, mengenakan masker serta tidak berdesak-desakan," kata Edi

Meski diizinkan, Wali Kota Pontianak meminta shalat Idul Fitri digelar sesingkat mungkin.

"Silakan bagi masjid yang ingin menggelar shalat Idul Fitri, kita tidak akan membubarkan," ucap Edi.

Ia berpesan, warga harus tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Kisah-kisah Penjemputan Pasien Positif Corona, Warga Dipeluk agar Tertular hingga Petak Umpet dengan Petugas

 

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020).KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020).
Bekasi

Beberapa masjid di Kota Bekasi tetap diizinkan menggelar shalat Idul Fitri berjemaah.

Masjid-masjid yang mendapatkan izin adalah yang berlokasi di wilayah tanpa kasus Covid-19.

Menurut catatan, ada 38 kelurahan di Kota Bekasi tergolong zona hijau atau bebas Covid-19.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berjanji, pemerintah akan tetap mengawasi ketat pelaksanaan shalat Idul Fitri di masjid-masjid itu.

“Pemkot menyiapkan pengawas-pengawas yang ditugaskan sebagai relawan dapat melakukan pengawasan di daerah tersebut (masjid yang diperbolehkan shalat Id),” kata Rahmat.

Selain harus menunjukkan KTP, jemaah shalat juga harus mengenakan masker dan dilakukan dengan protokol pencegahan Covid-19.

Sumber: Kompas.cm (Penulis : Labib Zamani, Tresno Hadi, Hendra Cipta, Rakhmat Nur Hakim, Cynthia Lova | Editor : Dony Aprian, Teuku Muhammad Valdy Arief, Diamanty Meiliana, Egidius Patnistik)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.