PSBB Sumedang Tahap 3 di Semua Kecamatan, Berlangsung 10 Hari

Kompas.com - 20/05/2020, 06:35 WIB
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. DOK. Humas Setda SumedangBupati Sumedang H Dony Ahmad Munir.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat,  tahap 3 diputuskan secara penuh di semua kecamatan.

Sebelumnya, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengatakan, hasil rekomendasi para pakar perguruan tinggi serta hasil evaluasi tim Gugus Tugas, PSBB akan dilaksanakan secara parsial di 12 kecamatan.

Namun, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang memutuskan untuk melaksanakan PSBB secara penuh pada tahap 3 ini.

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Warga Shalat Id di Rumah

"Perpanjangan PSBB secara penuh diputuskan untuk dilaksanakan secara penuh, atau di seluruh kecamatan (26 kecamatan)," ujar Dony kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Selasa (19/5/2020) malam.

Dony menuturkan, kepastian ini dituangkan ke dalam Keputusan Bupati Nomor: 443/Kep.235-HUK/2020 tentang Perpanjangan PSBB.

PSBB penuh tahap 3 ini, menurut Dony, akan berlaku selama 10 hari.

PSBB terhitung mulai 20 hingga 29 Mei 2020.

Dony menyebutkan, alasan PSBB penuh melihat pada tren peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Sumedang.

"Meskipun secara keseluruhan nilai evaluasi PSBB tahap 2 menunjukan nilai positif, tapi Sumedang belum aman dari Covid-19," tutur Dony.

Baca juga: Wali Kota Bandung: PSBB Berlanjut, Shalat Id di Rumah

Dony menyebutkan, selain tren kasus positif Covid-19 meningkat tajam, saat ini jumlah pemudik atau orang dalam risiko (ODR) juga meningkat.

"Hari ini saja ada penambahan 118 ODR, sehingga total pemudik kembali bertambah menjadi 2.174 orang yang tersebar di seluruh kecamatan," sebut Dony.

Hal tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan penyebaran Covid-19, karena pemantauan di lapangan terhadap pemudik tidak bisa sepenuhnya dilakukan.

Dony menuturkan, dari 2.174 pemudik tersebut, baru 500 ODR yang dilakukan test swab secara masif dan saat ini masih harus menunggu hasilnya.

"Sisanya akan terus dilakukan swab test sehingga ada kejelasan pemudik ini terpapar atau tidak," tutur Dony.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Regional
Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Regional
2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

Regional
Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Regional
3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

Regional
Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Regional
Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Regional
Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Regional
Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Regional
Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Regional
Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Regional
Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Regional
Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Regional
Deadline Jokowi untuk Jatim, Pakar Epidemologi Sebut Penyebaran Corona Sempat Turun 4 Hari

Deadline Jokowi untuk Jatim, Pakar Epidemologi Sebut Penyebaran Corona Sempat Turun 4 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X