Cegah Penumpukan Pengunjung, Pemkot Solo Perpanjang Jam Operasional Mal

Kompas.com - 19/05/2020, 23:45 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (11/5/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (11/5/2020).

KOMPAS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, menambah jam operasional pusat perbelanjaan untuk mencegah adanya penumpukan pengunjung selama wabah virus corona.

Pusat perbelanjaan di Kota Solo awalnya diizinkan beroperasi mulai 11.00 WIB sampai 20.00 WIB, akhirnya diizinkan beroperasi mulai 09.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, sudah membicarakan hal tersebut dengan para pengelola pusat perbelanjaan di wilayahnya.

Baca juga: Kisah Pemudik Nekat Berjalan Kaki dari Jakarta ke Solo, Tak Punya Pilihan Akibat Terkena PHK

"Jam buka ditambah agar tidak menumpuk, kami beri catatan pusat perbelanjaan tidak melanggar soal jam buka dan tutup ini," kata Rudy, Selasa (19/5/2020).

Meski jam operasionalnya ditambah, Rudi menekankan, pusat perbelanjaan harus memperhatikan protokol untuk mencegah penyebaran virus corona.

Nantinya juga akan ada penempatan petugas dari Satpol PP Solo yang akan mengawasi pusat perbelanjaan.

Sebagai informasi, aktivitas pusat perbelanjaan mulai kembali hidup seusai terkapar selama dua bulan tutup akibat pandemi yang sampai saat ini belum juga mereda.

Baca juga: Sisihkan Gaji Pertamanya, 20 Bintara di Solo Bantu Warga Terdampak Corona

Pusat perbelanjaan yang dulunya sepi pengunjung, kini mulai ramai didatangi masyarakat yang memiliki tujuan yang beragam.

Masyarakat sampai rela antre lebih awal menunggu pusat perbelanjaan buka.

 

Solo Paragon Mall menjadi satu di antara banyak mall yang dikunjungi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Berdasar pantauan TribunSolo.com, terjadi antrean pengunjung di depan pintu masuk mall tersebut sekitar 11.45 WIB, Selasa (19/5/2020).

Saat operasional Mall dibuka pukul 12.00 WIB, puluhan pengunjung berjejal untuk masuk.

Baca juga: Tak Pakai Masker, Pedagang Pasar di Solo Akan Difoto dan Dilarang Jualan 3 Hari

Adapun pihak pengelola Solo Paragon Mall tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang dianjurkan pemerintah untuk menghindari persebaran virus corona.

Para pengunjung dipersilahkan untuk berbaris dengan jarak tertentu sebelum memasuki Solo Paragon Mall.

Selain itu, pengecekan suhu dan pemakaian hand sanitizer menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi para pengunjung.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Cegah Penumpukan Pengunjung Saat Corona, Pemkot Solo Perpanjang Jam Operasional Pusat Perbelanjaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X