Gubernur Sumsel Tegaskan, Pelaksanaan Shalat Id Tetap Dilakukan di Rumah

Kompas.com - 19/05/2020, 20:57 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Kapolda Sumsel  Irjen Pol Eko Indra Heri dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen Irwan saat menggelar rapat terkait penyelenggaraan shalat Idul Fitri, Selasa (19/5/2020). HANDOUT/PEMPROV SUMSELGubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen Irwan saat menggelar rapat terkait penyelenggaraan shalat Idul Fitri, Selasa (19/5/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru kembali mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah pada Sabtu (24/5/2020) mendatang dilakukan di rumah.

Hal tersebut sebagai salah satu upaya memutus penyebaran Covid-19 di Sumatera Selatan yang saat ini masih mewabah. Bahkan, jumlah kasus positif telah mencapai 597 orang.

Herman mengatakan, dari hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mereka menyapakati agar semua kegiatan ibadah sementara waktu dilakukan di rumah masing-masing.

"Kami bersama Forkopimda juga berbagai unsur dan organisasi keagamaan Islam menemukan kesepakatan bahwa untuk sholat Idul Fitri dilaksanakan di rumah. Ini kami sepakati bersama tanpa ada tekanan ataupun perintah dari pihak mana pun",kata Herman, Selasa (19/5/2020).

Baca juga: Sempat Nihil Sehari, Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah 63 Orang

Ia menjelaskan, pelaksanaan tata cara shalat Id di rumah akan dikeluarkan oleh tokoh atau lembaga keagamaan di daerah masing-masing. 

Selain itu ia pun kembali mengimbau agar warga tak mudik ketika memasuki musim lebaran.

"Kami minta masyarakat untuk tidak mudik. Baik bagi masyarakat yang berdomisili di Sumsel atau masyarakat Sumsel yang ada di perantauan. Jangan dulu mudik. Tunda dulu. Kalaupun kangen dengan keluarga kirim saja foto atau kirim duit",ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri optimis masyarakat dapat  memahami imbauan dan sosialisasi dari pemerintah.

"Mudah-mudahan tidak ada (yang melanggar). Kan kita telah mensosialisasikan terus menerus kepada masyarakat untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19, salah satunya dengan menghindari keramaian dan kerumunan. Kita sudah siapkan langkah preventif dan persuasif," tambahnya.

Baca juga: Pasien Corona di Sumsel Melonjak, PSBB Tidak Akan Dipercepat

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 September 2020

Regional
3 Sirene Tsunami di Banten Rusak dan Hanya Ada 1 Shelter

3 Sirene Tsunami di Banten Rusak dan Hanya Ada 1 Shelter

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 September 2020

Regional
Polisi Bubarkan Acara KAMI di Surabaya Saat Gatot Nurmantyo Beri Sambutan

Polisi Bubarkan Acara KAMI di Surabaya Saat Gatot Nurmantyo Beri Sambutan

Regional
Berawal Lesu dan Tak Nafsu Makan, Seorang ASN Meninggal Terpapar Corona

Berawal Lesu dan Tak Nafsu Makan, Seorang ASN Meninggal Terpapar Corona

Regional
Pria yang Bunuh dan Perkosa Bocah 10 Tahun di Kebun Ditangkap Polisi

Pria yang Bunuh dan Perkosa Bocah 10 Tahun di Kebun Ditangkap Polisi

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Kabupaten Lebak Menetapkan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Kabupaten Lebak Menetapkan PSBB

Regional
Mahasiswi UIN Makassar Diteror Panggilan Video Cabul

Mahasiswi UIN Makassar Diteror Panggilan Video Cabul

Regional
Dokter Patologi Klinis di Malang Meninggal akibat Covid-19

Dokter Patologi Klinis di Malang Meninggal akibat Covid-19

Regional
2 Pejabat Aceh Tengah Positif Corona, 2 Kantor Ditutup Sementara

2 Pejabat Aceh Tengah Positif Corona, 2 Kantor Ditutup Sementara

Regional
Undang Kiai Sepuh Diskusi Covid-19 Ternyata Berujung Politis, PCNU: Itu Tak Menghargai

Undang Kiai Sepuh Diskusi Covid-19 Ternyata Berujung Politis, PCNU: Itu Tak Menghargai

Regional
Bocah Kelas V SD Tenggelam di Wisata Pemandian Bali

Bocah Kelas V SD Tenggelam di Wisata Pemandian Bali

Regional
Identitas 11 Korban Tanah Longsor di Tarakan

Identitas 11 Korban Tanah Longsor di Tarakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X