Cerita Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19, Makan Sahur Pakai Sisa Nasi Semalam

Kompas.com - 19/05/2020, 18:34 WIB
Pemakaman Jenasah Menggunakan Protokol Penanganan Covid-19 oleh Relawan BPBD dan PMI Gunungkidul Dokumentasi TRC BPBD GunungkidulPemakaman Jenasah Menggunakan Protokol Penanganan Covid-19 oleh Relawan BPBD dan PMI Gunungkidul

Sebagai seorang relawan, kata dia, rela meninggalkan keluarga demi menjalankan tugas.

Pada Selasa (19/5/2020) dini hari Suris mempersiapkan menyantap sahur bersama rekan sesama relawan.

Sebelum menggunakan APD, mereka makan sahur sekitar pukul 02.15 WIB.

Makan sahur lebih awal ini untuk mengantisipasi ada panggilan masuk.

Benar saja, sekitar pukul 03.00 WIB ada panggilan masuk untuk menguburkan jenazah laki-laki, usia 66 tahun masuk kategori PDP.

Suris menceritakan, pemakaman saat ini harus berjuang cukup berat karena jarak dari rumah duka hingga ke lokasi pekuburan sekitar 5 kilometer.

"Kalau tidak makan sahur dulu nanti repot, pas waktu longgar makanan semalam makan untuk sahur. Karena jika sudah menggunakan baju hasmat kami tidak bisa apa-apa," ucap Suris.

Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo mengatakan, pihaknya menggandeng tim dari BPBD Gunungkidul untuk proses pemakaman Covid-19.

Adapun jumlahnya hingga sekarang sudah mencapai 40 jenazah.

Jenazah tidak hanya berasal dari dalam daerah, tapi ada juga yang berasal dari luar daerah seperti Jakarta, Semarang dan lainnya.

Terdapat 30 relawan yang bertugas untuk pemakaman jenazah Covid-19.

Jumlah tersebut dibagi tiga kelompok dikarenakan dalam sehari bisa melakukan pemakaman di tiga lokasi berbeda.

"Apalagi waktu pemakaman banyak dilakukan saat malam hari," kata Iswandoyo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X