Kunjungi Pasien Positif dan OTG, Bupati Trenggalek Bawa Makanan untuk Buka Puasa

Kompas.com - 19/05/2020, 16:26 WIB
Bupati Trenggalek, ketika berbincang dengan pasien terkonfirmasi  positif covid-19, yang menjalani isolasi di asrama Balai Diklat Kepegawaian daerah Trenggalek (18/05/2020) SLAMET WIDODOBupati Trenggalek, ketika berbincang dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19, yang menjalani isolasi di asrama Balai Diklat Kepegawaian daerah Trenggalek (18/05/2020)

TRENGGALEK, KOMPAS.com – Sejumlah warga Trenggalek yang dinyatakan positif Covid-19 dan orang tanpa gejala (OTG) menjalani isolasi di Asrama Balai Diklat Kepegawaian Daerah (BKD) Kabpaten Trenggalek.

Sebanyak 18 kamar yang terbagi di dalam dua lantai tersedia di gedung yang berada di Jalan Brigjen Soetran.

Lantai satu digunakan pasien OTG. Sedangkan lantai dua digunakan untuk pasien positif Covid-19.

Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin mengunjungi pasien positif dan OTG yang dikarantina itu pada Senin (18/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Nur Arifin sengaja tiba memberikan semangat dan makanan untuk berbuka bersama. Nur Arifin juga ingin memastikan fasilitas di lokasi karantina itu memadai.

Baca juga: 5.750 Perantau Asal Trenggalek Terima BST Rp 600.000 per Bulan.

Nur Arifin terlihat menggenakan masker, pelindung wajah, dan sarung tangan. Para OTG juga mengenakan masker dan berdiri sesuai jarak aman berdasarkan protokol kesehatan.

“Ada lima OTG dari keluarga salah satu pasien positif yang tinggal di asrama ini. Mereka terpaksa diminta tinggal ke Asrama Balai Diklat karena rumah mereka tak cukup layak sebagai tempat isolasi diri,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu di lokasi.

Selain itu, terdapat tiga pasien positif yang tak bergejala di menempati ruangan di lantai dua bangunan tersebut.

Mereka adalah pasien 02, pasien 04, dan pasien 05, positif Covid-19 di Trenggalek.

Bupati Trenggalek juga berbincang dengan pasien positif itu. Tapi, mereka berbincang dari balkon. Mas Ipin harus berteriak untuk menanyakan kabar pasien positif yang diisolasi itu.

“Iya pak kami lebih tenang dan senang di sini,” kata salah satu pasien positif dari atas balkon.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X