Bansos Covid-19 untuk Lansia di Mempawah Diduga Dikorupsi

Kompas.com - 19/05/2020, 15:48 WIB
Kapolres Mempawah AKBP Tulus Sinaga bersama jajaran menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalurab bantuan sosial Covid-19 untuk warga lanjut usia, Selasa (19/5/2020). dok Polres MempawahKapolres Mempawah AKBP Tulus Sinaga bersama jajaran menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalurab bantuan sosial Covid-19 untuk warga lanjut usia, Selasa (19/5/2020).

MEMPAWAH, KOMPAS.com – Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk 45 lanjut usia terdampak pandemi Covid-19 di Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Kalimantan Barat, diduga dikorupsi.

Wakapolres Mempawah Kompol Jovan Reagan Sumual mengatakan, sedianya 45 warga penerima bantuan itu akan menerima masing-masing Rp 2,7 juta dari total Rp 121.500.000 yang dikirim ke rekening Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum, Senin (27/4/2020).

Jovan menerangkan, Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum telah aktif melakukan pendampingan terhadap kaum lanjut usia di Desa Parit Banjar sejak tahun 2017.

Baca juga: Tak Melapor, 10 Pendatang yang Mengontrak Rumah di Mempawah Diusir Warga

Pendampingan dilakukan seperti melakukan pendataan sampai dengan mengusulkan data kaum lanjut usia untuk dijadikan data acuan oleh pemerintah daerah sampai dengan pemerintah pusat.

“Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum berperan sebagai lembaga yang menyalurkan dana dari negara kepada warga penerima,” kata Jovan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/5/2020).

Setelah uang tersebut masuk dan dicairkan, pada Kamis (30/4/2020), pihak lembaga mulai menyalurkan kepada warga penerima.

Namun, jumlah bantuan yang diterima warga berbeda-beda. Ada 27 warga masing-masing menerima Rp 2 juta, dan 14 warga yang menerima Rp 2,2 juta.

Kemudian ada 4 warga yang tidak menerima sama sekali karena sudah meninggal dunia dan pindah rumah.

“Sisanya diduga telah digunakan untuk keperluan pribadi oknum pihak lembaga,” terang Jovan.

Baca juga: Hanya karena Nasi, Pasutri di Mempawah Saling Bacok

Menurut Jovan, kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Namun sejumlah barang bukti telah disita, yakni sebuah buku tabungan BNI atas nama Basri selaku pengurus lembaga beserta rekening korannya dan buku tabungan milik lembaga LKS-SU Bustanul Ulum beserta rekening koran.

Kemudian diamankan 41 lembar kwitansi beserta berita acara pembayaran langsung bantuan sosial program rehabilitasi sosial lanjut usia dalam masa tanggap darurat akibat wabah virus corona di Indonesia.

“Selain itu juga diamankan uang tunai Rp 8 juta,” tegas Jovan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Regional
Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Regional
Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Regional
Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Regional
Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Regional
Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X