Kompas.com - 19/05/2020, 13:15 WIB
Sejumlah pengendara diperiksa alat pengaman diri dari Covid-19 di hari pertama pemberlakuan PSBB di Kota Bandung, Rabu (22/4/2020). KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANASejumlah pengendara diperiksa alat pengaman diri dari Covid-19 di hari pertama pemberlakuan PSBB di Kota Bandung, Rabu (22/4/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) level di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat hari ini dinyatakan telah berakhir setelah penerapannya berlangsung selama dua pekan ke belakang.

Meski demikian, di Kota Bandung, PSBB belum berakhir. Pemerintah Kota Bandung memperpanjang masa PSBB hingga tanggal 29 Mei 2020 mendatang, terhitung sejak hari ini.

Baca juga: PSBB di Kota Bandung, Pemotor Boleh Boncengan dan Ojol Bisa Bawa Orang

Keputusan tersebut diambil setelah Wali Kota Bandung Oded M Danial yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Bandung mengadakan rapat terbatas dengan pimpinan Forkopimda.

"Ratas Forkopimda Kota Bandung merespons kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal PSBB yang dilaksanakan Provinsi Jawa Barat. Hasil rapat kita sepakat PSBB di Kota Bandung dilanjutkan hingga 29 Mei 2020," kata Oded dalam konferensi pers di Balai Kota Bandung, Selasa (19/5/2020).

Lebih lanjut Oded menambahkan, pihaknya akan langsung membuat Surat Keputusan Wali Kota Bandung yang menjelaskan tentang perpanjangan masa PSBB di Kota Bandung.

Sementara untuk jenis jenis larangan dan sanksi pelanggaran PSBB masih tetap mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 14 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019.

"Perwal masih pakai yang lama. Keputusannya diambil karena setelah diskusi dari kita lihat dari berbagai aspek kesehatan, aspek ekonomi, juga aspek sosial keagamaan," tuturnya.

Baca juga: Banyak Warga Melanggar, PSBB di Kota Bandung Dinilai Belum Ideal

Selain itu, Oded mengatakan pertimbangan lain penambahan masa PSBB karena 30 kecamatan seluruhnya masih terdapat orang yang positif terjangkit virus corona.

"Artinya penularannya masih tinggi," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X