Pemkot Malang Berlakukan Ganjil Genap di Pasar Rakyat Selama PSBB

Kompas.com - 19/05/2020, 07:25 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) berbicara dengan salah seorang pedagang saat memantau penerapan pola ganjil genap di Pasar Bunul, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (18/5/2020). ANTARA/HO-Humas Pemkot Malang/VFTWali Kota Malang Sutiaji (kiri) berbicara dengan salah seorang pedagang saat memantau penerapan pola ganjil genap di Pasar Bunul, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (18/5/2020).

KOMPAS.com - Pemerintah Kota Malang menerapkan pola ganjil genap di pasar rakyat di wilayah itu selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dengan pola ini, para pedagang bergantian membuka usahanya sesuai dengan nomor lapak.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, hingga hari kedua penerapan PSBB di Malang Raya, pola ganjil genap untuk pasar rakyat di Kota Malang sudah berjalan dengan baik, hanya perlu menjaga pembatasan fisik.

"Sejauh ini sudah berjalan baik, tinggal kita pantau terus sampai masa PSBB ini berakhir," katanya di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (18/5/2020).

Baca juga: Hari Pertama PSBB di Malang Raya, Pasar Ramai Abaikan Aturan

Pasar rakyat di Kota Malang selama PSBB hingga 31 Mei 2020, akan tetap beroperasi dengan menerapkan pola ganjil genap dan mengutamakan pembatasan fisik.

Keputusan tersebut diharapkan bisa terus memutar roda ekonomi masyarakat saat PSBB.

Pantauan di lapangan

Sutiaji mendatangi Pasar Bunul Kecamatan Blimbing dan Pasar Besar Malang Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin.

Dari pengawasan yang dilakukan, masih ditemukan warga yang tidak mengggunakan masker.

Baca juga: Khofifah Kirim 1.900 Paket Sembako dan Uang Tunai ke Warga Jatim di Jabodetabek

Ia mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang salah satunya wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah, termasuk saat berbelanja di pasar rakyat.

"Kesadaran masyarakat untuk terus menggunakan masker selama di luar rumah harus terus ditingkatkan. Masih ada beberapa orang yang belum menggunakan masker," katanya.

Dia mengharapkan masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan bukan hanya saat PSBB, tapi hingga pandemi Covid-19 berakhir, khususnya di Malang Raya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X