Imbau Masyarakat Shalat Id di Rumah, Ini Alasan Gubernur Maluku

Kompas.com - 18/05/2020, 20:47 WIB
Gubernur Maluku, Murad Ismail saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin malam (11/5/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku, Murad Ismail saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin malam (11/5/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Gubernur Maluku Murad Ismail meminta warga menjalankan shalat id di rumah masing-masing untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

"Dianjurkan dan diimbau untuk seluruh umat muslim di Maluku pada saat Idul Fitri itu shalatnya di rumah saja," kata Murad di Kantor Gubernur Maluku, Senin (18/5/2020).

Pernyataan itu disampaikan Murad setelah melakukan video teleconference dengan Menteri Koordinator bidang Polhukam Mahfud MD.

Menurut Murad, masyarakat Maluku harus mematuhi anjuran yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Khususnya, tentang pedoman tata cara beribadah di tengah pandemi Covid-19 untuk pencegahan penyebaran virus corona.

Baca juga: Tambah 9, Jumlah Positif Covid-19 di Maluku Jadi 116 Kasus

“Sedangkan shalat Jumat yang wajib saja itu kita shalat di rumah diganti dengan shalat zuhur, apalagi ini shalat sunah. Itu inti dari pembicaraan dengan Menkopolhukam tadi melalui video teleconference. Kapolri juga bicara sama,” ungkapnya.

Murad yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku ini mengungkapkan, terdapat 73 masjid yang telah mengajukan izin untuk penyelenggaraan shalat Id.

Murad pun akan memanggil pemuka agama di Kota Ambon untuk membahas masalah itu.

“Nanti kita panggil untuk rapat di Korem. Tapi pada prinsipnya shalat Id itu dianjurkan dilaksanakan di rumah, itu intinya pengarahan dari Menkopolhukam, Kapolri dan Panglima TNI juga demikian begitu juga Menteri Agama,” jelasnya.

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Jamaludin Bugis mengatakan, shalat Id bisa diselenggarakan di wilayah zona hijau atau yang tak terpapar Covid-19.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 6 Tahun 2020 dan juga fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020.

“Sementara untuk daerah yang telah terpapar Covid-19 dan masuk zona merah agar dapat melaksanakan shalat Id di rumah saja,” katanya.

Baca juga: Pemprov Jatim Cabut SE Pelaksanaan Shalat Id di Masjid Al-Akbar Surabaya

Menurutnya, penyelenggaraan shalat Id tak akan dilakukan di masjid-masjid di Kota Ambon. Sebab, Kota Ambon telah masuk zona merah virus corona.

“Jelas 1 Syawal kalau kasus meningkat dan belum dicabut status zona merah, maka fatwa MUI ini tetap harus kita ikuti shalat Id harus di rumah masing-masing dan takbiran tidak secara konvoi dan kegiatan berkumpul itu ditiadakan,” katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X