Pemprov Jatim Cabut SE Pelaksanaan Shalat Id di Masjid Al-Akbar Surabaya

Kompas.com - 18/05/2020, 20:17 WIB
Kepala Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Jatim sekaligus Sekretaris Daerah Jatim Heru Tjahjono KOMPAS.COM/GHINAN SALMANKepala Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Jatim sekaligus Sekretaris Daerah Jatim Heru Tjahjono

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencabut Surat Edaran (SE) tentang Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya. Terdapat dua alasan pencabutan SE tersebut.

"Dengan ini mencabut SE Nomor 451/7809/012/2020 tertanggal 14 Mei 2020 tentang Imbauan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya, dan dinyatakan tidak berlaku," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (18/5/2020).

Baca juga: MUI Jatim Anjurkan Shalat Id Tidak Dilakukan di Lapangan, Khotbah Diperpendek

Heru mengatakan, tingginya kasus positif Covid-19 di Surabaya menjadi alasan utama pencabutan SE tersebut. Sebanyak 1.059 kasus positif tercatat hingga Minggu (17/5/2020).

Selain itu, pencabutan SE itu untuk meghindari pro dan kontra di tengah masyarakat. Pemprov Jatim khawatir jika tak dicabut, penerapan aturan itu menjadi bias di lapangan.

Sebelumnya, SE yang ditandatangani Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono atas nama Gubernur Jawa Timur itu memicu kontroversi.

Pemprov Jatim seolah membolehkan Shalat Id di tengah pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Apalagi, saat ini dua wilayah di Jawa Timur sedang menggelar pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Seperti Surabaya Raya yang mencakup Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, serta Malang Raya yang mencakup Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Meski tidak secara jelas membolehkan, namun dalam SE disebutkan syarat protokol kesehatan bagi masjid, lapangan, musalla, rumah, dan tempat lain yang menggelar Shalat Id.

Baca juga: 5 Syarat Menggelar Shalat Id Dalam Surat Edaran Hanya untuk Masjid Al-Akbar Surabaya

Syarat protokol kesehatan yang dimaksud adalah jamaah harus menggunakan masker, pengaturan saf shalat minimal dua meter, penyelenggera menyediakan air yang mengalir untuk membasuh tangan beserta sabun, dilakukan pengecekan suhu badan, dan khotib dan imam shalat mempersingkat khutbah dan bacaan shalat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Regional
Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Regional
Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Regional
Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Regional
Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

Regional
Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Regional
Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

Regional
Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Regional
Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X